Al Qur'an

Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi. Namun, Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya. Dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk.(QS. 28 Al-Qashash: 56).

Minggu, Juli 20, 2014

Siksaan Untuk Orang Kafir



Setiap kali mengetahui berbagai penderitaan orang-orang kafir di akhirat, tentunya dapat menambah rasa syukur di dalam diri kita. Bersyukur atas nikmat iman yang telah dianugerahkan Allah Ta’ala. Sebab, dengan adanya nikmat iman tersebut, kita berpeluang terhindar dari siksaan yang luar biasa nanti di neraka. Rasa syukur ini kita wujudkan dengan terus berupaya memelihara dan meningkatkan keimanan.
Inilah dua golongan yang bertengkar. Mereka bertengkar mengenai Tuhan mereka. Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih keatas kepala mereka. Dengan air itu dihancur-luluhkan segala apa yang ada dalam perut mereka dan juga kulit mereka. Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi. Setiap kali mereka hendak keluar dari neraka lantaran kesengsaraan mereka, niscaya mereka dikembalikan kedalamnya. Rasakanlah azab yang membakar itu. (QS. 22 Al-Hajj: 19-22)

Kamis, Juli 17, 2014

Keutamaan Surat Al Fatihah



Salah satu surat di dalam Al-Qur’an yang paling sering dibaca adalah al-Fatihah. Surat ini merupakan bacaan wajib di dalam shalat. Agar tidak terjebak kepada sekedar rutinitas, ada baiknya kita memahami keutamaan al-Fatihah tersebut.
Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir, Muhammad Nasib Ar-Rifa’i menjelaskan, Imam Ahmad bin Hambal r.a meriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, dia berkata,” Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menemui Ubai bin Ka’ab, namun dia sedang shalat. Rasul berkata:” Hai Ubai”. Maka Ubai melirik, namun tidak menyahut. Nabi berkata:” Hai Ubai”. Lalu Ubai mempercepat shalatnya, kemudian beranjak menemui Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sambil berkata:” Assalamu’alaika ya Rasulullah””. Rasul menjawab:” Wa ‘alaikassalam. Hai Ubai, mengapa kamu tidak menjawab ketika ku panggil? Ubai menjawab:” Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku sedang shalat “.

Minggu, Juli 13, 2014

Dua Sendi Amal Yang Makbul (Ikhlas Karena Allah Dan Sesuai Syariat)



Dua sendi dari amal yang makbul, yaitu amal tersebut harus ikhlas karena Allah dan harus benar sesuai dengan syariat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Demikian ditegaskan didalam Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir ketika menjelaskan ayat 110 Surat Al-Kahfi.
Katakanlah:”Sesungguhnya, aku ini hanyalah seorang manusia seperti kamu yang diwahyukan kepadaku,’ Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan Yang Maha Esa’. Barangsiapa yang mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah dia mengerjakan amal saleh dan janganlah dia mempersekutukan seorangpun dalam beribadah kepada Tuhannya. (QS. 18 Al-Kahfi: 110)

Kamis, Juli 10, 2014

Allah Yang Memberi Rahmat Atau Menahannya



Terkadang manusia lupa, bahwa keberhasilan dianggap merupakan hasil kepintaran, kesungguhan dan kehebatannya semata.  Dengan pola pikir seperti itu, boleh jadi memunculkan kesombongan, mengurangi syukur dan melalaikan do’a. Coba cermati sungguh-sungguh ayat Al-Qur’an berikut ini:
Rahmat apa saja yang dianugerahkan Allah kepada manusia, maka tidak ada seorang pun yang dapat menahannya dan apa saja yang ditahan Allah, maka tidak ada seorang pun yang dapat melepaskannya sesudah itu. Dan Dia Mahaperkasa lagi Mahabijaksana. (QS. Faatir 35: 2)
Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir memberikan penjelasan sehubungan dengan ayat di atas. Allah Ta’ala memberitahukan bahwa apa yang Dia kehendaki akan terbukti dan apa yang tidak Dia kehendaki tidak akan terbukti; bahwasanya tidak ada yang dapat menolak apa yang Dia berikan dan tidak ada yang dapat memberi apa yang Dia tolak.

Minggu, Juli 06, 2014

Mukmin Yang Paling Pintar (Ingat Mati Dan Persiapan Menyambutnya)



Diriwayatkan oleh an-Nasa’i dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda:” Sering-seringlah kalian ingat akan sesuatu yang melenyapkan kenikmatan-kenikmatan”. Maksudnya, ialah kematian. Hadits tersebut selain diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan at-Tirmidzi, juga diriwayatkan oleh al-Hafizh Abu Na’im sekalian dengan isnadnya dari Malik bin Anas, dari Yahya bin Sa’id, dari Sa’id ibnul-Musayyib dan dari Umar ibnul Khaththab, ia mengtakan bahwa Rasulullah bersabda:”Sering-seringlah kalian ingat akan sesuatu yang dapat melenyapkan kenikmatan-kenikmatan.” Kami bertanya,” Ya Rasulullah, apa itu sesuatu yang melenyapkan kenikmatan-kenikmatan? Beliau menjawab,” Kematian”.
Loading...