Al-Qur'an

Sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya. (QS Asy-Syams: 9-10)

Kamis, Agustus 20, 2015

Shalat Menumbuhkan Keberanian Dan Ketabahan (Faedah Shalat)



Apakah jika kalian ditimpa kesusahan tidak berkeluh kesah? Apakah jika kalian mendapat kebaikan tidak menjadi kikir? Mereka semua diam. Abul Hasan melanjutkan :”Kalian tidak melanjutkan shalat ini sama sekali”. Pernyataan ini dikutip dari buku “ Shalat Penuh Makna, Abdul Karim Muhammad Nashr” ketika memberi penjelasan tentang faedah shalat bagi ruh dan akhlak.
Penjelasan itu selengkapnya adalah, shalat menumbuhkan berbagai akhlak terpuji seperti keberanian dan ketabahan dalam segala aktivitas. Konon para ulama kota Alexandria (Iskandariah, Mesir) bolak balik menghadap Ustadz Abul Hasan Asy-Syadzili ketika beliau berada ditengah-tengah mereka.

Kamis, Agustus 13, 2015

Ancaman Meninggalkan Shalat



Jabir bin Abdillah r.a menyatakan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
Batas antara seseorang dengan kekafiran adalah meninggalkan shalat.(HR. Imam Ahmad dengan sanad hasan)
Buraidah r.a menuturkan bahwa ia pernah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alahi wasallam bersabda:
Perjanjian antara kita dan mereka adalah shalat. Barangsiapa meninggalkannya, maka dia telah kafir. (HR. Imam Ahmad, Abu Dawud, Nasa’I dan Tirmidzi. Menurut Tirmidzi, hadits ini shahih. Diriwayatkan pula oleh Ibnu Majah, Ibnu Hibban di dalam shahihnya dan Hakim, yang menurutnya hadits ini shahih)

Kamis, Agustus 06, 2015

Amanah Meliputi Semua Kewajiban Agama (Faedah Shalat)



Ketika secara rutin kita melaksanakan ibadah shalat, terutama shalat wajib, sepatutnya kita memahami  faedah shalat  tersebut. Dengan memahami  faedah-faedah shalat, kita dapat mempertanyakan kepada diri sendiri. Sudahkah faedah shalat itu kita peroleh? Jika ternyata banyak faedah shalat yang belum kita dapatkan, tentu  kita perlu meninjau kembali pelaksanaan ibadah itu. Ada sesuatu yang sangat perlu dibenahi.
Diantara faedah shalat bagi ruh dan akhlak adalah shalat melatih sikap amanah. Penjelasan mengenai hal ini dikemukakan oleh Abdul Karim Muhammad Nashr dalam bukunya “Shalat Penuh Makna”. Judul asli buku ini adalah “Nazharat fi Ma’anish Shalah”.
Dijelaskan oleh Abdul Karim Muhammad Nashr, bahwa didalam Al-Qur’an Allah berfirman:
Sesungguhnya kami telah menawarkan amanah kepada langit, bumi dan gunung-gunung, namun semuanya enggan untuk memikul amanah itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya. Akhirnya dipikulkanlah amanah itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zhalim dan amat bodoh. {Al-Ahzab(33): 72}

Kamis, Juli 09, 2015

Memperindah Kebatilan Adalah Salah Satu Tipu Daya Iblis/Syetan



Syetan membuat mereka menganggap baik menyembah perhala, memutuskan tali persaudaraan, mengubur anak perempuan hidup-hidup dan menikahi ibu sendiri. Selanjutnya syetan menjanjikan mereka kemenangan mendapatkan surga melalui kekufuran, kefasikan dan kedurhakaan. Syetan menampakkan syirik pada sebagai bentuk pengagungan. Sedangkan kufur terhadap sifat-sifat Allah, ketinggian-Nya, Kalam-Nya dan kitab-Nya, dia tampakkan sebagai bentuk pensucian pada-Nya. Lalu meninggalkan amar ma’ruf nahi munkar, ditampakkan sebagai wujut kecintaan dan kasih sayang terhadap sesama manusia, manifestasi dari akhlak yang baik dengan mereka, serta mengamalkan firman Allah:” Jagalah dirimu...(Al-Maidah 105). Kemudian berpaling dari apa yang dibawa oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ditampakkan sebagai bentuk taklid dan merasa cukup terhadap ucapan orang yang lebih mengerti diantara mereka. Bersikap munafik  dan plin-plan dalam agama Allah, ditampakkan sebagai suatu kecerdikan dan akal yang dinamis ditengah-yengah manusia.

Kamis, Juli 02, 2015

Pendapat Imam Madzhab Tentang Berdoa Dalam Sujud



Menurut para ulama  madzhab Hanafi, orang yang mengerjakan shalat sama sekali tidak boleh membaca selain tasbih didalam rukuk dan sujudnya. Perintah untuk berdoa dimaknai tasbih yang diajarkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam saja.
Sedangkan menurut para ulama madzhab Maliki, disunnahkan berdoa ketika sujud. Yakni doa yang berkenaan dengan urusan agama, dunia dan akhirat; bagi diri sendiri atau orang lain; khusus ataupun umum. Menurut para ulama madzhab Hanbali, boleh membaca doa-doa yang ma’tsur ataupun berbagai zikir. Menurut madzhab Syafi’I, sangatlah baik berdoa ketika sujud. Dalil mereka adalah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dan yang lain yang berbunyi:
Loading...