Sebuah buku kecil berjudul “29 Sebab Tertutupnya Pintu Hidayah” memaparkan secara gamblang dan sederhana tentang sebab-sebab yang membuat orang sulit untuk iltizam (konsekwen, taat). Buku ini terjemahan dari judul asli “Mu’awiqatul Hidayah”, ditulis oleh Shalih bin Muqbil al- Ushaimi. Salah satu dari penghalang iltizam tersebut adalah lingkungan.
Al-Qur'an
Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mengetahui pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya, pendengaran, penglihatan dan hati, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya. (QS. Al-Israa' 36)
Tampilkan postingan dengan label hidayah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hidayah. Tampilkan semua postingan
Kamis, Oktober 08, 2015
Lingkungan Dapat Menjadi Sebab Tertutupnya Pintu Hidayah
Sebuah buku kecil berjudul “29 Sebab Tertutupnya Pintu Hidayah” memaparkan secara gamblang dan sederhana tentang sebab-sebab yang membuat orang sulit untuk iltizam (konsekwen, taat). Buku ini terjemahan dari judul asli “Mu’awiqatul Hidayah”, ditulis oleh Shalih bin Muqbil al- Ushaimi. Salah satu dari penghalang iltizam tersebut adalah lingkungan.
Kamis, Maret 26, 2015
Nyanyian Dan Musik Salah Satu Sebab Tertutupnya Pintu Hidayah
Memenuhi keinginan-keinginan palsu yang menjadikan kemurkaan
Tuhan hanyalah akan menjadikan pemuda harus membayar yang mahal; ia harus
membayarnya dengan merelakan dirinya diazab kelak pada hari kiamat.
Bersenang-senang dengan lagu dan musik tidak lebih dan tidak kurang adalah
perdayaan syetan, dan ia akan cepat binasa. Demikian ditegaskan oleh Shalih bin
Muqbil Al-Ushaimi dalam bukunya “29 Sebab Tertutupnya Pintu Hidayah (judul aslinya:”Mu’awiqatul
Hidayah”)
Dijelaskannya, banyak orang yang kecanduan nyanyian dan
musik. Padahal tak perlu lagi didiskusikan bahwa nyanyian dan musik hukumnya
adalah haram.
Langganan:
Postingan (Atom)