Al-Qur'an

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mengetahui pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya, pendengaran, penglihatan dan hati, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya. (QS. Al-Israa' 36)

Tampilkan postingan dengan label kebaikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kebaikan. Tampilkan semua postingan

Kamis, Desember 10, 2015

Balasan Untuk Orang Jujur Dan Pendusta

Wahai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan tetaplah kamu bersama orang-orang yang jujur. (QS. At-Taubah 119)
Mengenai ayat ini, Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir memberikan penjelasan, yakni jujurlah dan teguhlah dalam kejujuran, niscaya kamu termasuk pelaku jujur dan selamat dari berbagai kebinasaan.

Kamis, Juni 18, 2015

Siapa Yang Mengerjakan Kebaikan Akan Ditambah Kebaikannya



Sesungguhnya neraca keadilan menyebutkan bahwa orang yang beramal baik akan dibalas dengan kebaikan. Barangsiapa beramal buruk maka balasannya adalah keburukan. Akan tetapi neraca kemurahan dan karunia Ilahi memiliki wacana lain. Allah Ta’ala berfirman:
...Dan siapa yang mengerjakan kebaikan akan Kami tambahkan  baginya kebaikan pada kebaikannya itu...(Asy-Syura 42: 23)

Minggu, Maret 09, 2014

Barangsiapa Membawa Kebaikan Atau Membawa Kejahatan


Orang yang meninggalkan keburukan, yaitu orang yang tidak jadi melakukannya, terbagi tiga. Kadang-kadang dia meninggalkannya karena Allah. Bagi orang semacam ini akan diberi satu kebaikan karena dia mengurungkannya karena Allah. Perbuatan ini merupakan amal dan niat. Oleh karena itu, dalam hadits dari sahih lainnya dikatakan bahwa baginya ditetapkan satu kebaikan. Sesungguhnya dia meninggalkannya karena Aku. Kadang-kadang seseorang meninggalkannya karena lupa. Maka orang demikian tidak mendapat kebaikan maupun keburukan sebab dia tidak berniat untuk melakukan kebaikan dan tidak melakukan keburukan. Dan kadang-kadang seseorang tidak melakukannya karena tidak bisa dan malas setelah dia berusaha melakukan berbagai caranya dan mendekatinya. Orang semacam ini seperti halnya orang yang melakukannya. Demikian dijelaskan dalam Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir ketika menjelaskan ayat Al-Qur’an dibawah ini:
Barangsiapa yang membawa kebaikan, maka baginya pahala sepuluh kali lipat amalnya. Dan barangsiapa yang membawa perbuatan yang jahat, maka dia tidak diberi pembalasan melainkan seimbang dengan kejahatannya itu sedang mereka tidak dianiaya sedikitpun. (QS. Al-An’aam 6: 160)
Ayat yang mulia ini memerinci keglobalan ayat ini:”Barangsiapa yang datang membawa kebaikan, maka baginya kebaikan yang lebih baik daripada kebaikan itu”.(an-Nahl:89).

Kamis, Februari 21, 2013

Jangan Menyekutukan Allah Dan Berbuat Baik


Beribadahlah kepada Allah dan janganlah kamu menyekutukannya dengan sesuatu apapun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu bapak, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh.(QS. An-Nisa 3: 36)
Allah yang Mahasuci lagi Mahatinggi menyuruh supaya beribadah kepada-Nya yang Esa tiada sekutu bagi-Nya, karena Dia lah Yang menciptakan, memberi nikmat, dan memberi karunia kepada makhluk-Nya sepanjang masa dan keadaan. Dia lah yang paling berhak, dibanding makhluk, untuk diesakan dan tidak disekutukan dengan apapun diantara makhluk-makhluk Nya sebagaimana Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada Muadz bin Jabal, “ Tahukah kamu, apa yang menjadi hak Allah yang menjadi kewajiban hamba-Nya?  Muadz menjawab, ‘ Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui’. Nabi Bersabda, “Hendaklah kamu menyembah-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan apapun”. Kemudian Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya,” Apakah hak hamba yang akan diberikan Allah jika mereka melakukan hal itu? Ialah Dia tidak akan mengazab mereka.

Kamis, Januari 10, 2013

Taat Kepada Allah, Rasul Dan Ulil Amri


Hai orang-orang yang beriman, taatlah kepada Allah, taatlah kepada Rasul dan ulil amri diantara kamu. Apabila kamu berselisih mengenai sesuatu, maka kembalilkanlah ia kepada Allah dan Rasul, jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari akhir. Hal itu lebih baik dan lebih bagus akibatnya. (QS. An-Nisa’ 4: 59)
Menurut Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir, firman Allah Ta’ala “Apabila kamu berselisih mengenai sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah dan Rasul” maksudnya kepada Al-Kitab dan As-Sunnah. Ini merupakan perintah Allah Ta’ala bahwa segala perkara yang diperselisihkan oleh manusia baik berupa pokok-pokok agama maupun perkara furu’ hendaknya perselisihan itu dikembalikan kepada Kitab dan Sunnah. Allah Ta’ala berfirman, “ Perkara apa saja yang kamu perselisihkan, maka ketetapannya dikembalikan kepada Allah”. Apapun yang ditetapkan oleh Al-Kitab dan Sunnah serta keduanya membuktikan kesahihan perkara itu, maka itulah kebenaran; tiada perkara setelah kebenaran kecuali kesesatan. (Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir Jilid 1,Muhammad Nasib Ar-Rifa’i)

Rabu, Mei 04, 2011

Bus Damri Dan Kejujuran

Hari itu, saya sengaja memilih Kereta Api untuk perjalanan dari Bandung Ke Jakarta. Disamping sudah lama tidak menikmati perjalanan dengan Kereta Api, saya juga mempunyai waktu yang cukup longgar. Menurut jadwal di tiket, pesawat yang saya tumpangi akan berangkat pada pukul 14.00 WIB.

Rabu, Januari 26, 2011

Kisah Sa'id Bin Amir Walikota Homs (Syiria)


Sa’id bin Amir merupakan Walikota Homs ( Syiria) yang dikenal adil, jujur dan bijaksana. Umar bin al-Khattab sebagai khalifah yang dulu mengangkat dia, tidak begitu saja percaya mendengar berita bekaikan anak buahnya. Khalifah masih perlu mencari informasi lain tentang keadaan Walikota itu. Memang benar, Umar sama sekali tidak mendapat informasi miring perihal Sa’id bin Amir.
Pada suatu kesempatan, Umar melakukan kunjungan kekota Homs. Dalam forum terbuka, Umar menanyakan kinerja Walikotanya dalam melayani masyarakat di kota itu. Seseorang maju kedepan menyampaikan ketidak-puasan  (tentang) walikotanya dalam empat hal :

Rabu, Januari 19, 2011

Allah Menyukai Sifat Lemah Lembut Dan Penyantun


Ajaran Islam itu penuh dengan kelembutan. Coba kita simak hadis-hadis berikut ini :
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengatakan hal ini kepada Aisyah-istri beliau:“Sesungguhnya Allah adalah Dzat Yang Maha Lembut yang mencintai kelembutan dalam seluruh perkara.” (HR.  Bukhari dan Muslim)
 “Sesungguhnya Allah Maha Penyantun, Ia menyukai sifat penyantun (lemah lembut) dalam segala urusan, dan memberikan dalam lemah lembut apa yang tidak diberikan dalam kekerasan dan apa yang tidak diberikan dalam selainnya,” (HR. Bukhari dan Muslim)
“Orang yang dijauhkan dari sifat lemah lembut, maka ia dijauhkan dari kebaikan.” (HR.Muslim)

Senin, November 29, 2010

Memohon Perlindungan Kepada Allah Dengan Berdo'a Hanya Kepada-Nya

Barang siapa memohon perlindungan pada Allah, maka hendaklah ia berdo’a hanya kepada-Nya serta menjaga-Nya benar-benar. Siapa saja meminta atas nama Allah, maka kau berilah dia. Siapa saja yang mengundangmu, hendaklah engkau kabulkan undangannya. Siapa saja yang berbuat baik kepadamu , maka hendaklah engkau balas kebaikannya. Jika engkau tak mendapati sesuatu untuk membalas budi kebaikannya, maka do’a kanlah ia sehingga benar-benar telah merasa memberikan balasan padanya. ( HR. Abu Dawud, An Nasa’I, Ibnu Hibban)
Begitu indahnya Islam mengajarkan kebaikan. Mengajarkan akhlak atau etika terpuji. Apabila menginginkan perlindungan dari Allah SWT, hendaklah berdo’a ( meminta) hanya kepada-Nya. Tidak dicampur-aduk dengan yang lain. Juga tidak pakai perantara seperti kuburan, batu, pohon dan sebagainya.
Sudah menjadi ketentuan Allah SWT, bahwa kondisi manusia tidak selalu sama. Selalu ada perbedaan kemampuan fisik, financial, keahlian dan lain-lain. Bagi yang memiliki kelebihan ataupun merasa memiliki kelebihan, sudah selayaknya bersyukur. Perwujudan syukur itu antara lain dengan memberi kepada yang meminta. Sesuai kemampun dan kondisi tentunya.
Suatu tradisi yang bagus dimasyarakat kita, ialah saling mengundang. Bagi yang menerima undangan, wajib memenuhi undangan itu sepanjang kegiatan itu tidak bertentangan dengan Al Qur'an dan Sunnah. Undangan dapat menjadi penyambung silaturrahmi. Jadi, memenuhi undangan berarti menyambung tali silaturrahmi. “ Sungguh rahmat Allah itu tidak akan turun pada sekelompok orang yang diantara mereka terjadi pemutusan hubungan kekerabatan. ( HR. Bukhari).
Banyak sekali kebaikan orang lain yang pernah kita terima. Rasulullah mengajarkan agar kita berusaha membalas kebaikan itu. Kalaupun tidak memiliki sesuatu yang dapat diberikan, hendaklah mendo’a kan si pemberi.
Pekanbaru, 28 Nopember 2010.

Sabtu, November 13, 2010

Cara Memperlakukan Hewan

Dari Abu Khurairah, Rasulullah Shallallahu Alaihi wasallam bersabda :” Telah diampuni seorang pelacur sesudah melalui anjing yang berada ditepi sumur yang hampir mati kehausan. Perempuan ini membuka sepatunya lalu mengikatnya dengan kerudungnya untuk menimba mengambil air buat anjing itu. Maka diampunilah dosanya oleh Allah dengan perbuatan itu”. ( HR. Bukhari)
Dalam kehidupan didunia ini, disamping manusia, Allah SWT juga menciptakan hewan. Kehadiran hewan-hewan itu tidaklah sia-sia. Banyak manfaat diperoleh manusia dari hewan. Manfaat itu antara lain dapat menjadi makanan, peralatan, maupun tunggangan (kendaraan ).
Disamping mengambil manfaat dari kehadiran hewan-hewan tersebut, kita juga seyogianya memperlakukan hewan dengan baik. Dari hadits diatas, dapat diambil pengajaran bahwa dengan berbuat baik kepada hewan, memberi peluang untuk mendapatkan ampunan dari Allah SWT. Seorang pelacur mendapatkan ampunan Allah SWT disebabkan memberi minum seekor anjing yang kehausan.
Pekanbaru, 13 Nopember 2010.

Jumat, November 05, 2010

Jangan Menyakiti Tetangga, Muliakanlah Tamu Dan Berkatalah Yang Baik

Dari Abu Hurairah berkata, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda : “ Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhirat, maka janganlah menyakiti tetangganya. Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhirat, maka muliakanlah tamunya. Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhirat, maka berkatalah yang baik atau diamlah. ( HR Bukhari)

Beriman kepada Allah dan hari akhirat, membuat kita yakin akan adanya kehidupan setelah kehidupan didunia ini. Akan ada pertanggung-jawaban kepada yang Maha Berkuasa, Allah SWT.


Selasa, Oktober 26, 2010

Kebaikan Dan Pemahaman Agama


Ketika memarkir kendaraan didepan sebuah Masjid, saya melihat ada kunci motor yang masih tergantung. Hal ini tentu dapat mengundang niat jahat. Dalam keadaan terkunci saja, kendaraan bisa hilang. Untuk menghindari kejadian yang tak diinginkan, hal itu saya informasikan kepada dua orang pemuda yang saya temui ditempat wuduk. Alhamdulillah, tanpa banyak komentar, si pemuda mengamankan motor tersebut dengan mengambil kunci dan memberikan kepada yang punya.

Rabu, Juni 10, 2009

Motivasi Untuk Selalu Jujur (Kisah Khalifah Umar Dan Penggembala)

Suatu petang di sebuah mall di kota ini, saya melihat seorang ibu berkerudung menyerahkan sebuah dompet kepada patugas. Dompet itu dia temukan disekitar mall. Kejujuran yang pantas dimiliki oleh siapapun. Betapa mulianya hati sang ibu. Betapa bahagianya sang pemilik dompet. Barangnya dapat ditemukan kembali.
Kejujuran adalah sebuah sikap/perilaku terpuji. Layak dimiliki oleh setiap orang. Dalam dunia dakwah, ada sebuah kisah yang selalu dijadikan referensi tentang kejujuran. Kisah itu adalah dialog Khalifah Umar bin Khattab dengan seorang penggembala domba.. Ketika itu, Umar bermaksud menguji kejujuran si gembala domba. Terjadilah dialog lebih kurang sebagai berikut: Umar : ‘ Wahai sahabatku, banyak sekali domba yang engkau gembala’.
Penggembala : ‘ Ini domba-domba milik majikanku, bukan milikku’.