Al-Qur'an

Sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya. (QS Asy-Syams: 9-10)

Hadis (2)


39. Abu Daud meriwayatkan dari Ikramah, dia berkata:” Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang memakan makanan dari hasil dua orang yang berlomba. (HR. Abu Daud, Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir jilid II halaman 16)

38. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam hendak memberi kami sesuatu nasehat yang membuat hati merasa takut padanya dan membuat mata menangis bercucuran karenanya. Kami berkata:” Wahai Rasulullah, seolah-olah itu sebuah nasehat perpisahan. Tolong beri kami nasehat itu”. Beliau bersabda:”Aku nasehati kalian untuk selalu bertaqwa kepada Allah, mendengar, dan taat, walaupun yang mmimpin kalian adalah seorang budak. Sesungguhnya barangsiapa diantara kalian yang masih  diberi karunia usia panjang, dia akan melihat banyak perselisihan. Oleh karena itu, kalian harus tetap berpegang teguh pada sunnahku dan sunnah khulafa’ur rasyidin yang berpetunjuk. Gigitlah dia dengan menggunakan gigi-gigi geraham. Waspadalah kalian terhadap perkara-perkara yang diada-adakan, karena sesungguhnya setiap bid’ah itu sesat. ( HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan lainnya. Syaikh Isham bin Muhammad Asy-Syarif, Berbagai Penyimpangan Dalam Rumah Kita)

37. Tolong (belalah) saudaramu yang zalim, maupun yang dizalimi. Dikatakan: Wahai Rasulullah, menolong orang yang dizalimi itu dapat kami pahami, namun bagaimana bisa kami menolong orang yang berbuat zalim? Beliau bersabda:” Cegah dan laranglah dia dari berbuat zalim; begitulah menolongnya. (HR. Imam Ahmad)... Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir jilid 2)
36. Sungguh jika kepala seorang laki-laki ditusuk dengan jarum dari besi lebih baik baginya dari pada dia menyentuh seorang perempuan yang tidak halal baginya.(HR ath-Thabarani dalam “al-Mu’jamul kabiir” (no. 486 dan 487) dan ar-Ruyani dalam “al-Musnad” (2/227), dinyatakan hasan oleh syaikh al-Albani dalam “Silsilatul ahaadiitsish shahiihah” (no. 226).
35. Manusia yang paling dibenci Allah Azza wa Jalla ialah orang yang  menghendaki tradisi jahiliah dalam Islam dan menuntut darah orang lain tanpa hak untuk menumpahkan darahnya. (HR. Bukhari...Ringkasan Tafsir Ibnu Karsir Jilid 2, halaman 80)
34. Sungguh berbahagialah orang yang telah diberi hidayah untuk masuk Islam. Kehidupannya merupakan kecukupan dan dia merasa cukup dengannya. (HR. Ibnu Abi Hatim, Imam Nasa’i dan Tirmidzi... Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir jilid 4, halaman 85)
33. Diriwayatkan dari Abu Syuraih Al-Khuza’iy r.a katanya, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:” Siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhirat, maka hendaklah dia berbuat baik kepada saudaranya. Siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhirat, maka hendaklah dia memuliakan para tamunya. Siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhirat, maka hendaklah dia berbicara hanya perkara yang baik atau diam. (Shahih Bukhari-Muslim)
32. Waspadalah dari dosa-dosa kecil karena dosa-dosa kecil itu akan menumpuk pada seseorang sehingga membinasakannya. (HR. Ahmad...Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir Jilid 1, halaman 161)
31. Tiada seorang hamba yang mendapat musibah, lalu dia mengucapkan:”Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya lah kami kembali. Ya Allah, berilah aku pahala disebabkan musibahku ini dan gantikanlah ia dengan yang lebih baik daripadanya”, melainkan Allah memberinya pahala atas musibahnya dan menggantginya dengan yang lebuh baik daripadanya.(HR. Muslim...Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir Jilid 1, halaman 257)
30.  Allah Azza wa Jalla berfirman:” Barangsiapa yang meyakini bahwa sesungguhnya Aku Maha Kuasa untuk mengampuni segala dosa, niscaya Aku akan mengampuninya, dan Aku tidak peduli berapa banyak dosanya itu, selama dia tidak menyekutukan Aku sedikitpun. (HR. Thabrani..Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir Jilid 1,halaman 729)
29. Abu Daud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah meriwayatkan dari Abu Said, dia berkata, kami bertanya, wahai Rasulullah, kami menyembelih unta dan menyembelih sapi atau domba yang didalam perut ibunya terdapat janin, apakah kami harus membuangnya atau boleh memakannya? Maka beliau bersabda:” Makanlah jika kamu mau, karena menyembelihnya ialah dengan menyembelih induknya.” (Menurut Tirmidzi, hadits ini hasan)...Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir)
28. Seorang yang cakap (terampil) adalah orang yang mengoreksi dirinya dan menyediakan amal kebaikan untuk bekalnya setelah mati. Sedangkan orang yang lemah adalah orang yang selalu menurutkan hawa nafsunya serta mengharapkan berbagai angan-angan kepada Allah. (HR. Tirmidzi)
27. Sesuatu yang buruk yang terdapat pada seseorang adalah kikir yang membuatnya berkeluh-kesah dan pengecut yang membuatnya lemah.(HR. Ahmad dari Abu Hurairah, Abu Dawud, Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir Jilid 4, halaman 605)
26.Barangsiapa yang bertaubat sebelum matahari terbit dari arah barat, niscaya Allah akan menerima taubatnya. (HR. Muslim)
25. Tiada seorang muslim pun, baik laki-laki maupun perempuan yang mendapat musibah, lalu dia mengingatnya sesudah lama berlalu, kemudian membaca kalimat istirja’ meskipun sudah berlalu lama melainkan Allah akan memberinya kembali pahala bacaan yang sama dengan pahala bacaan ketika musibah itu pertama kali terjadi.(HR. Ahmad...Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir Jilid 1, halaman 257).
24. Jika seseorang masuk ke rumahnya, lalu menyebut nama Allah  ketika masuk dan makan, maka setan berkata:” Tiada tempat menginap dan tidak ada makan malam”. Jika seseorang masuk tanpa menyebut nama Allah, maka setan berkata:” Kalian mendapat tempat menginap”. Jika dia tidak membaca basmalah ketika makan, maka setan berkata:” Kalian mendapat tempat menginap dan makan malam.(HR. Muslim dan Para Penyusun Sunan...Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir Jilid 2, halaman 28).
23.Tidak akan memperoleh keberhasilan suatu kaum yang menyerahkan urusannya kepada wanita. (HR. Bukhari)...Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir Jilid 1, halaman 703
22. Seorang muslim tidak menerima warisan dari orang kafir dan orang kafir tidak menerima warisan dari orang muslim. (HR. Bukhari-Muslim)
21. Janganlah kamu bersahabat kecuali dengan orang yang beriman dan janganlah ada orang yang ikut menyantap makananmu kecuali orang yang bertakwa.( HR. Ahmad, Abu Dawud dan Tirmidzi, Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir, Jilid 4, halaman 617)
20. Tiada suatu kaum yang ditengah-tengah mereka ada orang yang melakukan kemaksiatan sedang kaum itu lebih berkuasa dan lebih perkasa, namun mereka tidak mencegahnya melainkan Allah akan menimpakan azab kepada mereka lantaran orang itu. (HR. Ahmad...Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir Jilid 2, halaman 88)
19. Barangsiapa yang menginginkan keridhaan manusia dengan membuat murka Allah, Allah akan menjadikan dia bergantung kepada manusia. (HR. Tirmidzi, Qadha’i, Ibnu Bisyran dll, Sifat Shalat Nabi, Muhammad Nashiruddin Al-Albani)
18. Sebaik-baik wanita ialah seorang isteri yang jika kamu memandangnya, maka ia menyenangkanmu; jika kamu menyuruhnya, dia menaatimu; dan jika kamu tidak ada, dia menjaga dirinya untukmu dan menjaga hartamu. (HR. Ibnu Jarir)..Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir Jilid  1 Halaman 704.
17. Barangsiapa yang berbicara tentang Al-Qur’an berdasarkan penalarannya atau berdasarkan sesuatu yang tidak diketahuinya, maka bersiaplah untuk menempati neraka.(HR. Muhammad bin Jarir, Tirmidzi, An-Nasa’i, Abu Daud)...Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir Jilid 1
16. Allah benar-benar ridha terhadap orang yang makan atau minum, lalu memuji Allah karenanya. (HR. Muslim, Tirmidzi dan an-Nasa’i)...Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir.
15. Apabila seorang Muslim mendo’akan kepada Saudaranya tanpa diketahui, maka malaikat akan mengatakan:" Semoga Allah mengabulkan permohonanmu itu". Dan engkaupun akan mendapatkannya. (HR. Muslim)
14. Allah benar-benar rida terhadap orang yang makan atau minum, lalu memuji Allah karenanya. (HR. Muslim, Tirmidzi, an-Nasa’i-Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir Jilid 3)
13. Seseorang menemui Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan berkata:” Ya Rasulullah, saudaraku sakit perut (diare)”.Beliau bersabda:” Berilah dia madu”. Orang itu pulang dan memberinya madu. Tidak lama berselang, dia menemui Rasulullah kembali dan berkata:” Ya Rasulullah, aku telah memberinya madu, tetapi diarenya bertambah”. Beliau bersabda:” Pulanglah dan berilah dia madu”.  Orang itu pulang dan memberinya madu. Tidak lama berselang, dia menemui Rasulullah kembali dan berkata:” Ya Rasulullah, aku telah memberinya madu, tetapi diarenya malah bertambah”. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:” Allah benar dan perut saudaramu dusta, pulanglah lalu berilah dia madu”. Dia kembali dan memberinya madu. Ternyata orang yang diare itu sembuh. (HR. Bukhari, Muslim- Ringkasan tafsir Ibnu Katsir jilid 2)
12. Dari Miqdad bin al-Aswad dia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan agar kami melemparkan tanah ke wajah orang-orang yang suka memuji-muji orang lain.(HR. Muslim)...Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir jilid 1
11. Dari Abu Darda, dia berkata,kami bermudzakarah disamping Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tiba-tiba beliau bersabda:” Allah tidak akan memberi tangguh kepada apapun bila ajalnya telah tiba. Bertambahnya umur adalah  karena keturunan yang saleh yang dianugerahkan Allah kepada seorang hamba. Setelah hamba meninggal , keturunan itu mendo’akannya, sehingga do’a mereka sampai kepadanya saat berada dalam kubur. Itulah yang dimaksud dengan bertambahnya umur.(HR. Ibnu Abi Hatim-Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir Jilid 2)
10. Hendaklah kamu sekalian menjauhkan diri dari banyak meriwayatkan hadits dariku. Barangsiapa yang mengatakan sesuatu atas namaku, hendaklah ia mengatakan yang benar. Barangsiapa yang mengatakan sesuatu atas namaku, padahal aku tidak mengatakannya, hendaklah ia menyiapkan tempat duduknya di neraka. (HR. Ibnu Abi Syaibah, Ahmad dan lain-lain- Sifat shalat Nabi SAW, Muhammad Nashiruddin al-Albani)
9. Barangsiapa yang menginginkan keridhaan manusia dengan membuat murka Allah, Allah akan menjadikan dia bergantung kepada manusia. (HR. Tirmidzi, Ibnu Biysran dll-Sifat Shalat Nabi SAW, Muhammad Nashiruddin al-Albani)
8. Apabila kalian mendatangi orang yang sedang sakit atau orang yang hampir mati, maka hendaklah kalian mengucapkan perkataan yang baik-baik karena para malaikat mengamini apa yang kalian ucapkan. ( HR. Muslim-Baihaqi).Tuntunan lengkap mengurus jenazah, M. Nashiruddin al Albani..
7. Dari Abu Malik al-Asyja’i,Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:” Korupsi yang paling besar menurut pandangan Allah ialah sejengkal tanah. Kamu melihat dua orang yang tanahnya atau rumahnya berbatasan. Kemudian salah seorang dari keduanya mengambil sejengkal dari milik saudaranya itu. Maka jika dia mengambilnya, akan dikalungkan kepadanya dari tujuh lapis bumi pada hari kiamat. (HR. Ahmad)...Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir jilid 1 Hal.610)
6. Sesungguhnya,  sebaik-baik pembicaraan adalah kitab Allah. Dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk  Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sedangkan sejelek-jelek perkara adalah hal-hal yangh diada-adakan, dan setiap bid’ah adalah sesat. (HR.Muslim)
5. Diriwayatkan dari Ummu Salamah isteri Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam katanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam telah bersabda:” Orang yang minum dengan wadah air yang dibuat dari perak, sesungguhnya akan dididihkan perutnya dengan api neraka jahannam.(HR. Bukhari-Muslim)
4. Janganlah kamu memujiku (menyanjung) secara berlebihan sebagaimana kaum nasrani memuji Isa Ibnu Maryam secara berlebihan. Sesungguhnya aku hanyalah seorang hamba, maka panggillah aku hamba Allah dan Rasul-Nya. (HR. Bukhari)
3. Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud r.a katanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :” Mencaci dan memaki orang-orang Islam adalah fasik dan memerangi mereka adalah kafir.” ( HR. Bukhari-Muslim)
2. Diriwayatkan dari Abu Hurairah, katanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda:” Apabila seseorang dari kamu bangkit dari tidur, maka hendaklah dia memasukkan air kedalam hidung dan menghembuskannya keluar sebanyak tiga kali karena sesungguhnya syetan tidur dalam rongga hidungnya ketika dia tidur”. ( HR. Bukhari-Muslim)
1. Sesungguhnya di dalam shalat tidak layak berbicara apa pun, sesungguhnya shalat adalah tasbih, takbir dan zikir kepada Allah (HR. Muslim)..



Tidak ada komentar: