Al-Qur'an

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mengetahui pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya, pendengaran, penglihatan dan hati, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya. (QS. Al-Israa' 36)

Rabu, Agustus 19, 2009

MEMAKAI EMAS DAN SUTERA

Siapa yang tidak suka kepada emas dan sutera. Emas biasa dibuat menjadi berbagai bentuk perhiasan. Sedangkan sutera dijadikan pakaian. Bagi yang menyukai perhiasan dari emas dan pakaian dari sutra, ada baiknya memperhatikan ketentuan-ketentuan pemakaiannya. Islam sebagai agama sempurna, menentukan aturannya. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sebagai teladan, telah memberikan peringatan :
Dari Abi Musya Al-Asy’ari ra, bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda : “Diharamkan memakai sutra dan emas bagi laki-laki ummatku dan dibolehkan bagi wanitanya”. (HR. Tirmidzy).
Dari Ali ra berkata, aku melihat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengambil sutra disebelah kiri dan emas disebelah kanan seraya bersabda :” Sesungguhnya dua benda ini haram (memakainya) bagi laki-laki umatku.”(HR Abu Daud).
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam pernah melihat seorang sahabat memakai cincin dari emas, lalu beliau melepas dan membuangnya. Rasul bersabda :” Seorang diantaramu sengaja meletakkan bara dari api neraka yang diletakkan ditangannya.” Setelah Rasul pergi, seorang sahabat disuruh mengambil cincin emas itu, tapi dia menjawab,:” Tidak, demi Allah saya tidak akan mengambil yang dibuang oleh Rasulullah.” ( HR Muslim).
Sangat jelas, bahwa laki-laki diharamkan memakai emas dan sutera. Bagi laki-laki yang suka memakai cincin, pilihlah cincin yang terbuat dari selain emas. Hobby boleh saja. Lakukan dengan tidak melanggar ketentuan. Wallahualam.
15 Agustus 2009.

Sabtu, Agustus 08, 2009

MELURUSKAN SHAF DALAM SHALAT BERJAMAAH

Untuk kesekian kalinya, saya shalat zuhur berjamaah di Masjid Pusdai (Pusat Dakwah Islam)Jawa Barat Bandung. Shalat berjamaah disini sangat tertib. Imam belum memulai shalat sebelum shaf (barisan) lurus dan rapat. Imam pun tidak segan-segan mendatangi shaf untuk meluruskan dan merapatkannya. Bila ada anak-anak, Imam mengingatkan untuk mengambil shaf dibelakang shaf orang dewasa. Ini yang membuat saya nyaman solat disini.
Lurus dan rapatnya shaf memang sangat perlu diperhatikan dalam solat berjamaah. Rasulullah SAW bersabda :”Luruskan shaf-shaf kalian karena lurusnya shaf merupakan bagian dari kesempurnaan shalat.” ( HR Bukhari – Muslim)
“Luruskan shaf-shaf kalian atau (kalau tidak) sungguh Allah akan menimbulkan perselisihan diantara kalian.” ( HR. Bukhari – Muslim).
Dalam hidup ini, sepatutnya kita mengikuti panduan dari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Hal ini sesuai dengan perintah Allah SWT :” Taatlah kalian kepada Allah dan taatlah kalian kepada Rasul.” (QS. An Nisa: 59). “ Dan telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu.” ( Q S Al-Ahzab: 21).” Barang siapa taat kepada Rasul Allah, berarti ia taat kepada Allah.” ( QS An Nisa:80).
Sudah sepatutnya, kita berusaha sungguh-sungguh untuk melaksanakan perintah Allah SWT. Menjadikan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sebagai suri teladan. Apalagi dalam melaksanakan ibadah.
7 Agustus 2009.

Rabu, Agustus 05, 2009

ETIKA TERHADAP TETANGGA

Salah satu keindahan ajaran Agama Islam adalah perintahnya untuk berbuat baik kepada tetangga. Hal ini sangat penting artinya, sebab setiap hari kita berhubungan dengan tetangga. Perintah berbuat baik itu dapat dilihat dalam Al Qur’an Surat An Nisa ayat 36 : “ Beribadahlah kepada Allah dan janganlah kamu menyekutukannya dengan sesuatu apapun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu bapak, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh.”

Senin, Agustus 03, 2009

SIAPA YANG MENYUSAHKAN ORANG MUSLIM, ALLAH AKAN MENYUSAHKANNYA

Bila kita amati dalam kehidupan sehari-hari, banyak sekali perilaku sebagian orang yang dapat saja termasuk kategori menyakitkan, menyusahkan atau membahayakan orang lain.
Pernahkah anda melakukan / melihat perbuatan seperti :
1. Merokok ditempat umum. Rokok tidak hanya mengganggu kesehatan bagi penghisapnya, tapi juga bagi orang-orang yang terkena asap rokok itu.
2. Memuat angkutan umum melebihi kapasitas. Berdesakan didalam kendaraan umum jelas menyusahkan dan juga berbahaya.
3. Mengemudi dijalan raya secara ugal-ugalan/ngebut. Hal ini dapat mengganggu pengguna jalan lainnya dan dapat menimbulkan kecelakaan.
4. Mengemudikan kendaraan yang kurang/tidak layak jalan. Emisi gas buang melebihi ambang batas, bunyi knalpot nyaring dll.
5. Parkir sembarangan/ditempat terlarang. Menyulitkan pengguna jalan lainnya.
6. Pengguna sepeda motor yang melewati gang di lingkungan perumahan pada waktu penghuni sudah tidur malam.
7. Menjual makanan/minuman tidak/kurang bersih, apalagi mengandung zat berbahaya.
8. Mempersulit urusan.
Perbuatan-perbuatan seperti itu dapat dikatakan, menyusahkan, menyulitkan atau membahayakan orang. Masih banyak lagi perbuatan yang menyusahkan, menyulitkan dan membahayakan orang. Islam mengajarkan agar menghindari perbuatan tersebut.

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengingatkan:” Dari Abu Shirmah RA berkata, Rasulullah SAW bersabda :” Siapa yang membahayakan (orang muslim), maka Allah akan membahayakannya pula. Dan Siapa yang menyusahkan (orang muslim), maka Allah akan menyusahkannya pula”. (HR Tirmidzi).
Agar dalam kehidupan didunia ini tidak bertambah lagi kesusahan, kesakitan dan bahaya, maka berusahalah untuk tidak melakukan perbuatan yang membahayakan dan/atau menyusahkan/menyakitkan orang lain. Ajaran Islam itu indah. Alangkah nyamannya hidup ditengah-tengah masyarakat yang senantiasa menjaga perilaku. Sehingga tidak ada warga tersakiti atau tersusahkan. Islam menjadikan kehidupan ini terasa nyaman.