Al-Qur'an

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mengetahui pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya, pendengaran, penglihatan dan hati, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya. (QS. Al-Israa' 36)

Selasa, Agustus 30, 2011

Berjalan Di Depan Orang Shalat


Dari Abu Juhaim ra, ia berkata, Rasulullah Shallallahu alaihi Wasallam pernah bersabda :”  Sekiranya orang yang lewat didepan  orang yang sedang mengerjakan shalat mengetahui dosa yang akan ditanggungnya, niscara lebih baik baginya  untuk berhenti selama 40 masa  dari pada lewat didepan orang yang sedang mengerjakan shalat. .. Abu  Nadhr berkata, aku tidak tahu apakah  beliau mengatakan  40 hari, 40 bulan, atau 40 tahun ( HR. Bukhari-Muslim)
Sebuah kesalahan yang masih dapat kita lihat ketika berada di masjid, ialah adanya orang yang melintas didepan orang yang lagi shalat. Hal ini terjadi karena kurangnya pemahaman tentang sikap/perilaku ketika berada di masjid.

Jumat, Agustus 19, 2011

Menyayangi Penduduk Bumi


Para penyayang akan disayangi oleh Ar Rahman. Sayangilah penduduk bumi maka kalian akan disayangi oleh siapa saja yang ada dilangit. ( HR. Abu Daud)
Dari sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam ini dapat kita ambil pengajaran, bahwa kasih sayang terhadap sesama manusia dapat mengundang kasih sayang  (rahmat) Allah dan para malaikatnya. Kasih sayang Allah SWT sangat kita butuhkan. Hanya dengan kasih sayang Allah SWT itulah kita akan dapat menikmati kebahagiaan didunia dan kebahagiaan diakhirat kelak.
Menyayangi penduduk bumi, berarti juga menyayangi diri sendiri. Bukankah, dengan meyangi penduduk bumi itu, kita akan disayangi oleh siapa saja yang ada dilangit. Oleh sebab itu, tidak ada alasan bagi kita yang menginginkan kasih sayang Allah SWT, untuk tidak menyayangi penduduk bumi.
Salah satu upaya untuk saling manyayangi adalah dengan menjalin silaturrahim dan saling berbagi. Sudah menjadi ketentuan Allah SWT, diantara manusia ada yang dilebihkan. Kelebihan itu sepantasnya diberikan kepada orang lain. Kelebihan itu dapat berupa ilmu, harta, tanaga dan lain-lain.
Pekanbaru, 11 Agustus 2011

Selasa, Agustus 16, 2011

Anjuran Menjaga Ucapan


Hari ini adalah pertengahan Ramadhan 1432 H. Bagi orang-orang yang beriman diwajibkan berpuasa dibulan Ramadhan. Salah satu hal penting yang harus dijaga selama berpuasa adalah ucapan/pembicaraan. Menjaga ucapan itu sangat perlu dilakukan agar puasa tidak menjadi sia-sia.
Didalam Al qur’an dan sunnah Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, banyak tuntunan tentang berbicara. Ada baiknya, tuntunan itu kita jadikan pegangan. Diantaranya, kita diminta untuk menjauhkan diri dari perkataan yang tidak berguna.
“Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, yakni orang-orang yang khusuk dalam shalatnya, dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan ) yang tidak berguna (yang tidak bermanfaat).” ( QS Al Mu’minin, 1-3)
Diantara kebaikan Islam seseorang ialah meninggalkan apa-apa yang tidak berguna. ( HR Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Sabtu, Agustus 13, 2011

Strategi Mendapatkan Jiwa Yang Suci

Allah SWT menegaskan, bahwa kalau kita ingin menjadi manusia yang beruntung, harus gemar membersihkan jiwa dan berusaha sekuat tenaga menjauhkan diri dari hal-hal yang akan mengotorinya. Adapun strategi untuk mendapatkan jiwa yang suci adalah sebagai berikut :
1.      Muhasabatunnafs.
Muhasabatunnafs artinya mengoreksi diri. Apabila kita merasa jiwa ini kotor, segera bersihkan dengan taubat dan peningkatan amaliah-amaliah yang saleh. “ Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok; dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan “. (QS Al Hasyr 59: 18)

Rabu, Agustus 10, 2011

Dusta Membawa Kepada Durhaka Dan Durhaka Membawa KeNeraka


Jauhilah oleh kalian berbuat dusta, karena dusta itu membawa kepada durhaka (kejahatan), dan durhaka itu membawa keneraka. Seseorang itu senantisa berdusta dan cenderung berbuat dusta sehingga ditulis disisi Allah sebagai pendusta. (HR. Bukhari-Muslim)
Begitu besarnya dampak buruk dari dusta. Ujung-ujungnya akan membawa ke  neraka. Semua juga tahu, bahwa neraka adalah seburuk-buruk tempat kembali. Berdusta merupakan salah satu perilaku tercela yang perlu benar-benar dijauhi agar terhindar dari neraka.
Dalam kehidupan ini, kita akan senantiasa berhadapan dengan masalah. Memilih berdusta agar terhindar dari suatu masalah, bukanlah jalan keluar yang bijak. Boleh jadi, dengan berdusta, masalah akan bertambah. Dusta, dapat juga membuat persoalan mudah, menjadi rumit.
Sebagai seorang mukmin, tentu akan sungguh-sungguh berusaha menghindarkan diri dari berdusta. Kita tentu marasa malu jika disebut sebagai pendusta atau tukang berbohong.
Seorang mukmin bukanlah tukang mencela, tukang melaknat orang, tukang berbohong  dan bukan pula tukang berkata rendah. ( HR Tirmidzi)
Pekanbaru, 8 Agustus 2011

Senin, Agustus 08, 2011

Manfaat Memberi Salam Dan Tatacaranya


Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda :” Kamu tidak akan masuk surga hingga kamu beriman, dan kamu tidak akan beriman sampai kamu saling mencintai. Maukah kutunjukkan kepadamu sesuatu yang jika kamu melakukannya, niscaya kamu akan saling mencintai ? Yaitu, sebarkanlah salam diantara kamu”. (HR. Muslim)
Besar sekali makna salam didalam pergaulan sesama muslim. Salam patut diucapkan dengan sungguh-sungguh, agar terwujud hubungan saling mencintai. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam juga mengajarkan tata-cara mengucapkan salam itu, diantaranya :