Al-Qur'an

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mengetahui pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya, pendengaran, penglihatan dan hati, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya. (QS. Al-Israa' 36)

Kamis, Desember 29, 2011

Mengutamakan Keridhaan Allah Daripada Keridhaan Manusia (Tanda-Tanda Keikhlasan 5)


Seorang yang tulus ikhlas tidak mempunyai keinginan mendapatkan perhatian orang lain, sebab hal itu akan menimbulkan kemurkaan Allah ‘Azza wa Jalla. Pada hakikatnya, manusia memiliki perasaan, pemikiran, kecenderungan dan tujuan yang berbeda-beda satu dengan yang lain. Oleh karena itu, segala usaha untuk mencari keridhaan manusia tidak akn mungkin berhasil. Hal ini sesuai dengan ucapan seorang penyair : “ Siapakah yang dalam masyarakat ridha kepada setiap orang, sedang diantara hawa nafsu manusia terdapat terdapat jarak yang jauh.”
Perhatikn perkataan penyair lain:” Apabila anda senang kepada diriku lantaran kemuliaan keluargaku, tentu aku akan senantiasa benci terhadap keluargaku yang hina dan sekiranya aku senang pada keluargakubyang hina, pasti aku memurkakan keluargaku yang mulia.’
Jadi, seorang yang ikhlas senantiasa menghibur dirinya dari semua kesulitan itu. Semboyannya selalu bersama Allah: “ Alangkah baiknya anda tetap manis, sedangkan kehidupan penuh dengan kepahitan. Alangkah indahnya bila anda selalu ridha, sementara orang lain sedang marah. Betapa baiknya di antara aku dan kamu terjalin hubungan yang harmonis. Sedang diantara diriku dan dunia terdapat kehancuran. Bila anda benar-benar mencintai sesuatu, maka semuanya terasa mudah. Dan yang diatas tanah adalah tanah.”
(Sumber : Ikhlas Sumber keuatan Islam, DR. Yusuf Qardhawi)

Tidak ada komentar: