Al-Qur'an

Sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya. (QS Asy-Syams: 9-10)

Sabtu, Agustus 06, 2016

Posisi Dan Penyesalan Orang Kafir Di Hari Kiamat



Dan mereka berkata,”Aduhai celakalah kita” inilah hari pembalasan. Inilah hari keputusan yang kamu selalu mendustakannya. Kumpulkanlah orang-orang yang zalim beserta teman sejawat mereka dan sembahan-sembahan yang selalu mereka sembah selain Allah; maka tunjukkanlah kepada mereka jalan ke neraka. Dan tahanlah mereka karena sesungguhnya mereka akan ditanya. “Mengapa kamu tidak tolong menolong? Bahkan mereka pada hari itu menyerah diri. (QS. As-Shafaat/37: 20-26)
Allah SWT mengabarkan tentang bagaimana posisi orang-orang kafir dihari kiamat nanti, bagaimana mereka akan mencela diri mereka sendiri karena kezaliman mereka selama hidup di dunia. Hal itu dilakukan oleh mereka ketika menyaksikan suasana hari kiamat yang sangat mengerikan, mereka kemudian menyesal dikala penyesalan tidak ada lagi manfaatnya. Dan mereka berkata “Aduhai celakalah kita”. Inilah hari pembalasan. Maka para malaikat dan orang-orang yang beriman akan mengatakan kepada mereka,” Inilah hari keputusan yang selalu kamu dustakan.” Perkataan ini sebagai sindiran dan teguran kepada orang-orang kafir itu.

Kemudian Allah Ta’ala memerintahkan kepada para malaikat agar memisahkan orang-orang beriman dari orang-orang kafir di padang Mahsyar, sebagaimana disebutkan dalam firman-Nya,”Kumpulkanlah orang-orang yang zalim beserta pasangan mereka”. Nu’man bin Basyir r.a mengatakan,”Yang dimaksud dengan pasangan-pasangan mereka disini adalah orang-orang yang sama kelakuannya dengan mereka”. Hal senada dijelaskan pula oleh Ibnu Abbas dan beberapa orang tabi’in. Katanya, orang-orang kafir itu kelak akan dikumpulkan bersama sembahan-sembahan mereka, baik berupa patung-patung maupun sesuatu yang telah mereka jadikan pesaing Allah lainnya ditempatnya masing-masing.
Firman Allah SWT,” Maka tunjukkanlah kepada mereka jalan menuju neraka”, Maksudnya, tuntunlah orang-orang kafir itu ke jalan neraka jahanam. Selanjutnya Allah SWT juga berfirman,”Dan tahanlah mereka karena sesungguhnya mereka akan ditanya”.Yakni, tahanlah mereka, sesungguhnya mereka akan dihisab  tentang perbuatan dan ucapan yang telah mereka lakukan selama hidup di dunia. Ibnu Abi Hatim telah meriwayatkan dari Anas bin Malik r.a bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
Siapa saja yang menyeru kepada suatu perkara, maka dia akan berdiri bersamanya dihari kiamat nanti. Dia tidak akan ditinggalkan dan dijauhi, walaupun ada seseorang yang memanggil dirinya. Kemudian Rasulullah membacakan ayat,” Dan tahanlah mereka karena sesungguhnya mereka itu akan ditanya”. (HR. Tirmidzi)
Hadits inipun diriwayatkan oleh Tirmidzi dan Ibnu Jarir. Kemudian akan dikatakan kepada mereka dengan nada menegur dan mengahardik,”Mengapa kamu tidak tolong menolong”. Mengapa kamu tidak saling menolong sebagaimana yang pernah kamu lakukan di dunia? Bahkan mereka pada hari itu berserah diri, yaitu tunduk patuh kepada perintah Allah. Mereka tidak kuasa lagi menyalahi-Nya dan tidak kuasa lagi membangkang-Nya. Wallahu a’lam (Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir, Muhammad Nasib ar-Rifa’i)
Pekanbaru, Agustus 2016.

Tidak ada komentar: