Al-Qur'an

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mengetahui pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya, pendengaran, penglihatan dan hati, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya. (QS. Al-Israa' 36)

Senin, Mei 30, 2011

Orang Yang Enggan Masuk Surga

Dari Abu Hurairah ra,bahwasanya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda :" Seluruh umatku akan masuk surga, kecuali yang enggan ". Para sahabat bertanya, siapakah yang enggan wahai Rasulullah? Beliau menjawab :' Barang siapa yang mentaatiku, maka ia akan masuk surga. Dan barang siapa yang bermaksiat kepadaku, maka dialah yang enggan". ( HR. Bukhari)

Ternyata ada diantara manusia yang enggan masuk surga. Yaitu yang tidak mentaati (bermaksiat) kepada Rasululllah Shallalahu Alaihi Wasallam. Alangkah sombongnya, masuk surga saja enggan. Mudah-mudahan kita tidak termasuk golongan ini. Kita ingin masuk surga.

Rabu, Mei 25, 2011

Seringan-Ringan Siksa Neraka


An-Nu’man bin Basyir r.a. berkata: “Aku telah mendengar Nabi Shalallahu Alaihi Wasallam. bersabda: Sesungguhnya seringan-ringan siksa ahli neraka di hari kiamat, ialah orang yang di bawah telapak kakinya diletakkan bara api yang dapat mendidihkan otaknya”. ( HR. Bukhari, Muslim).
Adakah yang sanggup memegang bara api? Secara normal, tentu menyakitkan. Itu saja sudah sakit rasanya. Bagaimana jika bara api diletakkan ditelapak kaki dan membuat otak mendidih. Tentu amat sangat menyakitkan. Ketahuilah, hal itu merupakan seringan-ringannya siksa ahli (penghuni?) neraka. Masih banyak siksa lainnya dan jauh lebih menyengsarakan.
Kita patut meyakini, bahwa siksa neraka itu pasti adanya. Dengan meyakini adanya siksa neraka yang amat sangat mengerikan itu, seyogianya menimbulkan rasa takut kepada Allah SWT.
Adanya rasa takut kepada Allah SWT, akan memberikan dorongan kuat untuk berusaha sungguh-sungguh melaksanakan suruhan-Nya. Berusaha sungguh-sungguh juga untuk menghindari larangan-Nya. Selalu berharap ampunan dan rakhmat-Nya.
Agar dapat melaksanakan perintah Allah SWT dan meninggalkan larangan-Nya, perlulah kita mempelajari Al Qur’an dan sunnah Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Jadikan Al Qur’an dan sunnah Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam sebagai pedoman dalam kehidupan ini.  Bawa selalu nilai-nilai Islami kemanapun pergi dan apapun aktivitas. Memisahkan Al Qur’an dan sunnah Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam dengan aktivitas sehari-hari, bukanlah pola pikir yang bijak.  

Pekanbaru, 24 Mei 2011

Senin, Mei 23, 2011

Menangis Karena Takut Kepada Allah Tidak Akan Masuk Neraka

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak akan masuk neraka seseorang yang menangis karena merasa takut kepada Allah sampai susu (yang telah diperah) bisa masuk kembali ke tempat keluarnya.” (HR. Tirmidzi )
Sepasang suami isteri, akan merasa bahagia ketika mendengar suara tangisan pertama bayinya. Sebaliknya, akan terdengar banyak tangisan ketika sesosok tubuh terbujur kaku sudah tidak bernyawa.  Dua tangisan ini  biasa terjadi.
Berarti, kita semua kemungkinan besar pernah menangis dan mungkin juga satu saat nanti, akan ditangisi. Memang, tidak ada larangan menangis didalam ajaran Islam.

Jumat, Mei 20, 2011

Etika Minum Islami


Jangan kamu minum sekaligus bagaikan unta, akan tetapi minumlah dua atau tiga kali dan bacalah nama Allah ( basmallah) jika akan minum, dan bacalah al hamdulillah (hamdallah) jika selessai minum. ( HR. Tirmidzi)
Annas ra berkata, bahwasanya Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam telah melarang orang minum sambil berdiri, Qatadah bertanya kepada Annas, Kalau makan bagaimana? Kalau makan berdiri lebih busuk dan jahat. ( HR. Muslim)
Ajaran Islam sungguh memberikan pedoman yang lengkap dan sempurna. Hal ini patut benar-benar diyakini. Dengan keyakinan itu, terhindar dari rasa keberatan untuk melaksanakannya. Juga, tidak perlu mencari-cari dalih untuk tidak dapat melaksanakan. Sesungguhnya, tata-cara Islami itu tidaklah memberatkan.
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, telah memberi banyak kemudahan dalam urusan manusia. Termasuklah urusan minum. Minuman dalam kemasan sangat mudah menemukannya.  Seyogianya, kemudahan itu memunculkan rasa syukur kepada Allah SWT.  Bukankah semua kemudahan didunia ini datangnya dari Allah SWT? Salah satu cara bersyukur ialah dengan melaksanakan ketentuan-Nya.
Insyaalah...
Pekanbaru, 20 Mei 2011

Senin, Mei 16, 2011

Sebab Doa Tidak Diterima


Demi Allah yang jiwaku ada ditangan-Nya hendaklah kamu menganjurkan kebaikan dan mencegah yang munkar, atau kalau tidak, pasti Allah akan menurunkan siksa padamu, kemudian kamu berdo’a, maka tidak diterima do’a kamu. ( HR. At Tirmidzi)
Mungkin sudah sangat banyak kita berdoa agar dapat keluar dari berbagai kesulitan/siksaan dalam kehidupan ini. Berdo’a juga sudah sering dilakukan pada waktu dan tempat yang baik. Namun, jika do’a itu belum juga dikabulkan Allah SWT, ada baiknya melakukan introspeksi diri.

Orang Yang Suka Bertengkar Dimurkai Allah

Dari Aisyah, dari Nabi saw bersabda : “Sesungguhnya orang-orang yang paling dimurkai Allah ialah orang-orang yang suka bertengkar. (HR. Bukhari)
Alangkah nyamannya berada ditengah-tengah masyarakat yang selalu berusaha menjaga perilaku dan ucapan agar tidak terjadi pertengkaran. Apapun alasannya, pertengkaran akan merusak suasana kehidupan. Sayangnya, pertengkaran itu selalu saja dipertontonkan. 

Selasa, Mei 10, 2011

Berbicara Yang Baik-Baik Atau Diam

Barang siapa yang beriman kepada Allah dan kepada hari akhir, maka hendaklah ia berkata yang baik-baik atau diam (tidak berbicara). ( HR. Bukhari-Muslim).
Simpanlah lidahmu kecuali untuk berkata yang baik, dan dengan sikap seperti itu engkau dapat mengalahkan syaitan. ( HR. Ibnu Hibban)
Keselamatan manusia itu, banyak ditentukan oleh kemampuan dirinya dalam mengendalikan lidahnya. ( HR. Ibnu Hibban).
Dalam kehidupan sehari-hari, manusia selalu berhubungan dengan manusia lainnya. Menjalin hubungan silaturrahmi, sangat dianjurkan. Untuk berhubungan dengan manusia lainnya dan menjalin hubungan silaturrahmi, penggunaan kata-kata ikut menentukan.
Agama Islam memberikan panduan dalam menggunakan kata-kata. Aturan-aturan didalam berkata-kata ini tentu saja dimaksudkan agar terjalinnnya hubungan  baik. Berada  ditengah-tengah masyarakat yang senantiasa menjaga kata-katanya, tentu sangat menyenangkan.
Menjaga kata-kata, juga patut diperhatikan dalam mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran. Dengan kata-kata yang baik, kemungkinan terjadinya salah paham dapat diminimalisir. Insyaalah...
Pekanbaru, 10 Mei 2011

Senin, Mei 09, 2011

Pedagang Buah Yang Shalat Berjamaah

Selesai shalat Jum’at di sebuah Masjid, saya melihat seorang pedagang buah sedang memunguti dagangannya yang berserakan dipelataran parkir. Kemungkinan, kotak dagangannya itu terjatuh ketika ditinggal shalat. Diwajahnya tidak terlhat kekesalan. Bahkan, sambil tersenyum dia punguti satu persatu potongan buah yang berserakan itu dan memasukkannya kesebuah kantong plastik.
Melihat  kejadian ini, ada beberapa orang memberikan uang kepada pedagang tersebut. Dari pemberian itu, kemungkinan besar jumlah yang diperolehnya melebihi harga dagangan karena cukup banyak orang yang mengulurkan tangan memberi pertolongan.

Rabu, Mei 04, 2011

Bus Damri Dan Kejujuran

Hari itu, saya sengaja memilih Kereta Api untuk perjalanan dari Bandung Ke Jakarta. Disamping sudah lama tidak menikmati perjalanan dengan Kereta Api, saya juga mempunyai waktu yang cukup longgar. Menurut jadwal di tiket, pesawat yang saya tumpangi akan berangkat pada pukul 14.00 WIB.