Al-Qur'an

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mengetahui pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya, pendengaran, penglihatan dan hati, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya. (QS. Al-Israa' 36)

Rabu, Januari 26, 2011

Kisah Sa'id Bin Amir Walikota Homs (Syiria)


Sa’id bin Amir merupakan Walikota Homs ( Syiria) yang dikenal adil, jujur dan bijaksana. Umar bin al-Khattab sebagai khalifah yang dulu mengangkat dia, tidak begitu saja percaya mendengar berita bekaikan anak buahnya. Khalifah masih perlu mencari informasi lain tentang keadaan Walikota itu. Memang benar, Umar sama sekali tidak mendapat informasi miring perihal Sa’id bin Amir.
Pada suatu kesempatan, Umar melakukan kunjungan kekota Homs. Dalam forum terbuka, Umar menanyakan kinerja Walikotanya dalam melayani masyarakat di kota itu. Seseorang maju kedepan menyampaikan ketidak-puasan  (tentang) walikotanya dalam empat hal :

Rabu, Januari 19, 2011

Menyikapi Marah


Saya tertarik dengan sebuah tulisan berjudul Menyikapi Marah. Tulisan itu dimuat dalam buku “ KH. Abdullah Gymnastiar Menjemput Rezeki dengan Berkah”, Buku ini merupakan kumpulan tulisan tausyiah di Republika. Ditulis pada 14-03-2003. Sudah lama memang. Tetapi menurut saya, tulisan ini masih tetap perlu kita pahami. Sebab, sampai hari ini dunia belum steril dari marah. Mungkin juga diri kita belum dapat menyikapi marah sesuai dengan tutunan ajaran Islam.
 Dan bersegeralah menuju ampunan Allah yang memiliki surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang dijanjikan untuk orang-orang yang bertaqwa, (yaitu)  orang-orang yang  menafkahkan (hartanya), baik diwaktu lapang maupun diwaktu sempit, dan orang-orang yang suka menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menykai orang-orang yang berbuat kebajikan ‘. ( QS. Ali Imran 134).

Allah Menyukai Sifat Lemah Lembut Dan Penyantun


Ajaran Islam itu penuh dengan kelembutan. Coba kita simak hadis-hadis berikut ini :
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengatakan hal ini kepada Aisyah-istri beliau:“Sesungguhnya Allah adalah Dzat Yang Maha Lembut yang mencintai kelembutan dalam seluruh perkara.” (HR.  Bukhari dan Muslim)
 “Sesungguhnya Allah Maha Penyantun, Ia menyukai sifat penyantun (lemah lembut) dalam segala urusan, dan memberikan dalam lemah lembut apa yang tidak diberikan dalam kekerasan dan apa yang tidak diberikan dalam selainnya,” (HR. Bukhari dan Muslim)
“Orang yang dijauhkan dari sifat lemah lembut, maka ia dijauhkan dari kebaikan.” (HR.Muslim)

Minggu, Januari 16, 2011

Etika Makan Islami



Ajaran Islam memang sangat lengkap dan sempurna. Semuanya dimaksudkan agar diperoleh kebahagiaan didunia dan diakhirat.  Salah satu aktivitas penting manusia didunia adalah makan. Adab ketika makan, memberi kenyamanan bagi diri sendiri maupun orang lain.
Makan diawali dengan membaca bismillah. Amru bin Abi Salmah r.a berkata, Rasulullah saw mengajarkan kepada saya : “ Bacalah bismillah dan makanlah dengan tangan kananmu dan dari yang dekat-dekat kepadamu.” ( HR. Bukhari-Muslim)

Kamis, Januari 13, 2011

Mencari Dan Memanfaatkan Harta Dengan Bijak


Andaikata manusia memiliki dua lembah harta, tentu ia menginginkan yang ketiga, dan tidak ada yang dapat mengenyangkan perutnya  kecuali tanah ( kematian). Dan Allah akan menerima taubat orang yang mau bertaubat. (HR.Bukhari)
Keinginan manusia untuk menikmati kehidupan dunia ini sangat besar. Begitu juga keinginan manusia untuk memiliki harta.Tidak akan pernah puas. Keinginan seperti ini, perlu disikapi dengan bijak.

Rabu, Januari 12, 2011

Sungguh Sangat Beruntung Seorang Yang Masuk Islam


“Sungguh, sangat beruntung seorang yang masuk Islam, kemudian mendapatkan rezeki yang secukupnya dan Allah menganugerahkan kepadanya sifat qana’ah (merasa cukup dan puas) dengan rezeki yang Allah SWT berikan kepadanya.” (HR. Muslim)
Tidak dapat dimungkiri, bahwa masuk Islam itu merupakan keberuntungan. Bahkan, dapat dikatakan keberuntungan sangat besar. Sebab, agama yang diredhai Allah SWT, hanyalah Islam. Selain itu, Islam merupakan agama yang lengkap dan sempurna. Kesempurnaan ajaran Islam itu dapat dilihat didalam Al Qur’an dan sunnah. Kehidupan yang dilandasi pengamalan Al Qur’an dan sunnah memberikan kenyamanan didunia dan kebahagiaan di akhirat kelak. 

Senin, Januari 10, 2011

Sihir Itu Perbuatan Syirik


Dalam Islam, sihir dikategorikan sebagai perbuatan syirik. Karenanya, apapun sebutannya, tukang sihir dan ‘pasien’ yang mempercayainya termasuk dalam  golongan orang-orang musyrik.
Siapa yang datang kepada para normal, kemudian bertanya dan membenarkan/meyakini apa yang dikatakannya, maka tidak akan diterima shalatnya selama 40 hari. (HR. Bukhari)

Rabu, Januari 05, 2011

Barangsiapa Menjadikan Dunia Tujuan Utama Maka Allah Akan Mencerai Beraikan Urusannya


Dari Zaid bin Tsabit r.a beliau berkata, “Kami mendengar Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, ‘Barangsiapa yang (menjadikan) dunia tujuan utamanya, maka Allah akan mencerai-beraikan urusannya dan menjadikan kemiskinan/tidak pernah merasa cukup (selalu ada) di hadapannya, padahal dia tidak akan mendapatkan (harta benda) duniawi melebihi dari apa yang Allah tetapkan baginya. Dan barangsiapa yang (menjadikan) akhirat niat (tujuan utama)nya, maka Allah akan menghimpunkan urusannya, menjadikan kekayaan/selalu merasa cukup (ada) dalam hatinya, dan (harta benda) duniawi datang kepadanya dalam keadaan rendah (tidak bernilai di hadapannya).” (HR Ibnu Majah)
Seberapa sibukkah kita mancari nafkah untuk hidup didunia ini? Sudah berapa banyakkah kekayaan yang kita kumpulkan? Mencari nafkah memang sangat dianjurkan didalam ajaran Islam. Berusaha untuk menjadi kaya (materi), juga tidak dilarang. Kedua hal itu dapat menjadi ibadah. Tergantung niat dan cara melakukannya.

Minggu, Januari 02, 2011

Kelebihan Manusia Dari Makhluk Lainnya



Dan sesungguhnya Kami telah memuliakan anak adam  (manusia) dan Kami angkut mereka didarat dan dilaut, dan Kami melebihkan mereka atas makhluk-makhluk yang Kami ciptakan, dengan kelebihan yang menonjol ( QS. Al Isra 70).
Pada prinsipnya, malaikat adalah makhluk yang mulia. Namun jika manusia beriman dan taat kepada Allah SWt ia bisa melebihi kemuliaan para malaikat. Ada beberapa alasan  yang mendukung pernyataan tsb.
Pertama, Allah SWT memerintahkan kepada malaikat untuk bersyujud (hormat) kepada Adam as. Allah berfirman saat awal penciptaan manusia ; “ Dan ingatlah ketika Kami berfirman kepada Malaikat, sujudlah kamu kepada adam, maka sujudlah mereka kecuali iblis, ia enggan dan takabur  dan ia adalah termasuk golongan kafir. ( QS. Al Baqarah 34).