Al-Qur'an

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mengetahui pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya, pendengaran, penglihatan dan hati, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya. (QS. Al-Israa' 36)

Kamis, Mei 31, 2012

Ciri Orang Yang Mendapat Hidayah Taufiq

1. Merasa mudah dalam beramal saleh.
Orang yang telah mendapatkan hidayah taufiq akan merasa mudah atau ringan dalam melakukan amal saleh, rajin dan tekun dalam beribadah, serta sangat takut berbuat kedurhakaan.
Sementara orang yang tidak mendapatkan hidayah-Nya, akan merasa malas dalam beramal saleh dan tidak merasa bersalah kalau berbuat maksiat.
Barang siapa yang Allah kehendaki untuk mendapat petnjuk, Dia melapangkan dadanya untuk Islam. Dan barang siapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman. (QS. Al An’am 6: 125)

Minggu, Mei 27, 2012

Membicarakan Keburukan Orang


Dalam kehidupan sehari-hari, banyak waktu kita gunakan untuk berbicara dengan sesama. Berbincang-bincang dengan kerabat tentu menyenangkan. Disamping dapat menjalin hubungan, juga dapat saling menambah pengetahuan. Namun, ada  hal-hal yang patut diperhatikan agar pembicaraan itu tidak melanggar kaidah-kaidah agama dan mendatangkan dosa.
Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian dari prasangka itu adalah dosa. Dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang diantara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang”. (QS. Al Hujurat 49: 12)

Kamis, Mei 24, 2012

Hidayah Dilalah Dan Hidayah Taufiq


Paling tidak, ada dua macam hidayah Allah. Pertama, hidayah dilalah. Kedua, hidayah taufiq.
Hidayah dilalah adalah sejumlah ajaran hidup yang termaktub dalam al-Qur’an dan sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang ditujukan agar manusia tidak tersesat mengarungi belantara kehidupan dan bisa kita dapatkan melalui proses belajar. Hidayah dilalah merupakan peta kehidupan yang membimbing manusia agar sampai pada tujuan haidup sesungguhnya.

Minggu, Mei 20, 2012

Pengajaran Kemandirian Nabi Muhammad SAW

Dari Abu Hurairah ra, katanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda : Orang mukmin yang kuat (jasmani dan rohani) lebih disukai Allah daripada orang mukmin yang lemah. Namun begitu, keduanya sama-sama mempunyai kelebihan. Jagalah agar kamu selalu dalam situasi yang bermanfaat bagi dirimu, dan mohonlah selalu pertolongan kepada Allah  dan jangan bosan/malas. Jika engkau mendapat cobaan, jangan berkata ; seandainya ( tadi )aku berbuat begini dan begitu (tentu tidak akan begini jadinya). Tetapi ucapkanlah Allah Maha Kuasa dan berbuat sekehendak-Nya. Karena kata seandainya memberi peluang bagi setan. (HR.  Muslim)
Agama Islam sangat mendorong umatnya untuk mandiri. Kemandirian akan memberi peluang bagi seseorang dapat berbuat lebih baik dan lebih banyak. Ketergantungan kepada orang/pihak lain, membuat kehidupan tidak akan nyaman. Satu-satunya tempat bergantung hanya Allah SWT.

Kamis, Mei 17, 2012

Bukti Cinta Kepada Allah

Dimana-mana yang namanya mencintai sesuatu butuh pembuktian. Sebab, ia bukanlah lipstik yang hanya menjadi penghias bibir merah saja. Dalam konteks keluarga, seorang ibu rela bersusah payah membesarkan anaknya semata demi kecintaannya kepada belahan jiwanya. Seorang anak saleh juga siap berkorban apa saja demi kecintaan kepada orang tuanya yang telah merawatnya sejak ia masih dalam kandungan ibunya.
Bukti nyata mencintai Allah adalah dengan mencintai Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa sallam dan ajaran yang dibawanya. Kewajiban mencintai Allah sama kedudukannya dengan mencintai rasul-Nya. Tak dikatakan mencintai Allah sekiranya ia enggan mencintai Nabi, orang yang paling dikasihi-Nya.
Oleh karena itu, ujian pertama pengakuan cinta hamba kepada Allah bisa diukur dari ketaatannya kepada Nabi-Nya. Sebab, sejatinya perintah Allah adalah perintah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagaimana semua larangan Allah telah tertuang dalam hal-hal yang dilarang oleh Nabi.
Layaknya orang yang bercinta, maka seorang muslim dituntut untuk selalu dekat dengan Zat yang ia cintai. Ia akan selalu merasa tenang dan damai dengan kedekatan dan keintimannya. Sebaliknya, orang itu dijamin gelisah jika ada jarak yang perlahan memisahkan mereka berdua.

Minggu, Mei 13, 2012

Motivasi Sedekah Dari Usman Bin Affan

Dari Abu Musa dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :” Pada setiap orang Islam terdapat sedekah (zakat)”. Para sahabat bertanya : “ Ya Nabi Allah, bagaimanakah jika tidak mendapati? Nabi menjawab,  Ia akan bekerja dengan tangannya yang bisa memberikan manfaat bagi dirinya dan bersedekah. Para sahabat bertanya, bagaimanakah jika tidak mendapati? Nabi menjawab,  membantu orang yang mempunyai kepentingan yang memerlukan bantuannya. Para sahabat bertanya, bagaimanakah jika tidak mendapati? Nabi menjawab, maka berbuatlah yang baik dan menahan diri dari kejelekan maka yang demikian termasuk bersedekah. (HR. Bukhari)
Apabila anak Adam meninggal dunia, maka terputuslah amalnya, kecuali tiga perkara, yaitu sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat bagi manusia, dan anak saleh yang mendoakannya.” (HR  Muslim).

Kamis, Mei 10, 2012

Manfaat Berzikir

Berzikir disetiap waktu memang mestinya menjadi kebutuhan setiap Muslim. Sebab kita menyadari, disekitar kita ada setan yang selalu mengintai kelengahan kita untuk menyerang. Zikir adalah salah satu metode yang bisa memproteksi diri kita dari serangan setan.
Kesadaran inilah yang berusaha dibangun oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada segenap umatnya. Hal itu terlihat jelas dalam hadits-hadits beliau. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya tentang siapa yang paling besar nilai jihatnya? Beliau menjawab yang besar zikirnya kepada Allah. Kemudian beliau juga ditanya, siapa yang paling besar nilai puasanya? Dan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya dengan beberapa pertanyaan lain, namun jawabannya selalu sama, “ Orang yang paling besar zikirnya kepada Allah”. Umar pernah mengatakan, “ Pergilah orang berzikir dengan menggenggam semua kebaikan. ( Lihat Durus Aqadiah Mustafadah Minal Haj: 128-130)

Minggu, Mei 06, 2012

Cara Cerdas Menghadapi Musibah

Dalam perjalanan kehidupan ini, tentu saja kita pernah mengalami musibah. Mungkin juga sedang mengalaminya. Musibah itu bermacam-macam. Bisa jadi merupakan bencana alam atau perbuatan orang lain. Sebagai seorang muslim yang meyakini akan adanya kekuasaan Allah SWT, kita patut mensikapi  musibah dengan cerdas. Kecerdasan itu akan didapatkan dengan terus mempelajari Al Qur’an dan sunnah.
Dari Ibnu Abbas ra. : Suatu hari aku berada  dibelakang Nabi SAW. Lalu beliau bersabda : Wahai anak muda! Sesungguhnya aku hendak mengajarkan padamu beberapa kalimat yaitu Jagalah Allah pasti Dia akan menjaga dirimu, Peliharalah Allah tentu engkau dapati  Dia akan memuliakan dirimu. Kalau engkau hendak meminta sesuatu, mohonlah kepada Allah. Bila engkau mengharapkan pertolongan, mohonlah pertolongan kepada Allah juga. Ketahuilah, bahwa meski bagaimanapun sekelompok orang bersepakat untuk memberikan suatu manfaat kepadamu, mereka pasti takkan dapat melakukannya kecuali bila sesuatu manfaat itu memang benar-benar telah ditetapkan oleh Allah bagimu. Sebaliknya, jika mereka bersepakat buat menimpakan suatu musibah/bahaya  pada dirimu, mereka tentu takkan kuasa hendak melaksanakannya kecuali bila suatu musibah tersebut sungguh-sungguh sudah  dicatat oleh Allah atas dirimu. Tangkai pena telah menuliskannya dan lembaran catatanpun keringlah sudah. ( HR. At Tirmidzi)

Kamis, Mei 03, 2012

Bersiwak Bikin Jantung Sehat

“Kalau bukan karena akan memberatkan umatku, tentulah kuperintahkan mereka untuk bersiwak setiap akan shalat”, demikian kata Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam lebih dari 14 abad lalu, dalam satu Hadist yang diriwayatkan oleh Al Bukhari dan Muslim.
Kita semua mahfum, bersiwak alias membersihkan gigi, pasti membuat gigi dan mulut lebih bersih. Ini sesuai penelitian yang menunjukkan manfaat membersihkan gigi ternyata sampai menembus ke jantung.