Al-Qur'an

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mengetahui pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya, pendengaran, penglihatan dan hati, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya. (QS. Al-Israa' 36)

Selasa, November 30, 2010

Buah-Buahan Yang Dimakan Hewan Itu Sedekah

Diantara sekian banyak kegiatan yang bermanfaat adalah berkebun. Banyak yang melakukannya, baik untuk usaha maupun sekedar hobbi. Dengan perawatan yang baik, pada saatnya, pohon yang ditanam akan berbuah. Buah ini mengundang manusia maupun hewan untuk memakannya. Tidak jarang, buah dari pohon yang kita tanam berkurang ataupun rusak oleh ulah orang lain atau hewan.
Menghadapi kondisi seperti ini, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memberikan tuntunan. “Tidak sebatang pohonpun yang ditanam oleh seorang muslim, begitupun tidak satu tanaman yang tumbuh karena usahanya, hingga dimakan orang hasilnya, dan tidak seekor hewanpun, serta tidak sesuatu apapun kecuali akan menjadi sedekah baginya. ( HR. Bukhari).
Merawat tanaman agar memberikan hasil, memang perlu dilakukan sungguh-sungguh. Namun, ketika telah berhasil (berbuah), ikhlaskanlah apabila sebagian dari buahnya diambil orang atau dimakan hewan. Semuanya itu bernilai sedekah.
Dari tuntunan hadits ini, terlihat bahwa Islam itu mengajarkan umatnya untuk tidak mementingkan diri sendiri. Hasil jerih payah kita, patut juga dinikmati oleh orang lain, termasuk hewan. Semakin nyata bahwa, pengamalan Islam secara baik dan benar membuat kehidupan menjadi nyaman. Tidak hanya untuk manusia, tetapi juga hewan.
Pekanbaru, 29 Nopember 2010

Senin, November 29, 2010

Memohon Perlindungan Kepada Allah Dengan Berdo'a Hanya Kepada-Nya

Barang siapa memohon perlindungan pada Allah, maka hendaklah ia berdo’a hanya kepada-Nya serta menjaga-Nya benar-benar. Siapa saja meminta atas nama Allah, maka kau berilah dia. Siapa saja yang mengundangmu, hendaklah engkau kabulkan undangannya. Siapa saja yang berbuat baik kepadamu , maka hendaklah engkau balas kebaikannya. Jika engkau tak mendapati sesuatu untuk membalas budi kebaikannya, maka do’a kanlah ia sehingga benar-benar telah merasa memberikan balasan padanya. ( HR. Abu Dawud, An Nasa’I, Ibnu Hibban)
Begitu indahnya Islam mengajarkan kebaikan. Mengajarkan akhlak atau etika terpuji. Apabila menginginkan perlindungan dari Allah SWT, hendaklah berdo’a ( meminta) hanya kepada-Nya. Tidak dicampur-aduk dengan yang lain. Juga tidak pakai perantara seperti kuburan, batu, pohon dan sebagainya.
Sudah menjadi ketentuan Allah SWT, bahwa kondisi manusia tidak selalu sama. Selalu ada perbedaan kemampuan fisik, financial, keahlian dan lain-lain. Bagi yang memiliki kelebihan ataupun merasa memiliki kelebihan, sudah selayaknya bersyukur. Perwujudan syukur itu antara lain dengan memberi kepada yang meminta. Sesuai kemampun dan kondisi tentunya.
Suatu tradisi yang bagus dimasyarakat kita, ialah saling mengundang. Bagi yang menerima undangan, wajib memenuhi undangan itu sepanjang kegiatan itu tidak bertentangan dengan Al Qur'an dan Sunnah. Undangan dapat menjadi penyambung silaturrahmi. Jadi, memenuhi undangan berarti menyambung tali silaturrahmi. “ Sungguh rahmat Allah itu tidak akan turun pada sekelompok orang yang diantara mereka terjadi pemutusan hubungan kekerabatan. ( HR. Bukhari).
Banyak sekali kebaikan orang lain yang pernah kita terima. Rasulullah mengajarkan agar kita berusaha membalas kebaikan itu. Kalaupun tidak memiliki sesuatu yang dapat diberikan, hendaklah mendo’a kan si pemberi.
Pekanbaru, 28 Nopember 2010.

Sabtu, November 27, 2010

Kegembiraan Allah Menerima Taubat Hamba-Nya

Dari Abu Hamzah yaitu Anas bin Malik Al-Anshari, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda :” Allah benar-benar merasa amat gembira menerima tobat hambanya diantara kamu sekalian, lebih gembira ketimbang seseorang yang telah menemukan kembali hewan ontanya yang lama hilang di tengah-tengah hutan belantara yang jauhnya bukan alang kepalang. ( Muttafaq ‘alaih)
Allah benar-benar amat gembira menerima tobat hamba -Nya seketika ia tobat pada -Nya melebihi gembira seseorang diantaramu yang sedang mengederai hewan tunggangannya dalam sebuah hutan belantara yang jauh sekali. Lalu hewan tersebut tiba-tiba saja melarikan diri meninggalkannya. Padahal bekal makan dan minumnya ada disitu. Ia pun putus asa. Kemudian ia menghampiri sebuah pohon dan berbaring dibawah lindung rindang daunnya. Ia sesungguhnya telah putus harapannya untuk menemukan kembali kendarannya . Namun dalam keadaan serupa itu, tanpa diduga sama sekali, tiba-tiba saja hewan tersebut berdiri persis dihadapannya. Dengan serta merta dipegangnya tali sawarnya ( tali pada leher hewan ). Kemudian saking gembiranya ia berucap “ Wahai Allah, Engkaulah hambaku dan diriku adalah Tuhanmu” Ia salah ucap saking gembiranya. ( HR Muslim).
Siapapun akan sangat gembira apabila menemukan kembali barang berharganya yang pernah hilang. Gembira sekali. Ternyata, kegembiraan Allah SWT menerima tobat hamba-Nya lebih besar dari itu. Padahal, tobat seorang hamba itu untuk kepentingan dirinya sendiri. Berapa banyak pun manusia yang ingkar, tidak akan mengurangi kemuliaan Alllah SWT.
Demikian besarnya kegembiraan Allah SWT menerima tobat hamba-Nya. Masihkah belum tergugah juga untuk tobat? Manusia memang selalu saja melakukan kesalahan dan dosa. Sengaja maupun tidak, hari-hari manusia selalu ditandai dengan perbuatan terlarang. Perbuatan yang tidak dikehendaki oleh Allah SWT. Oleh sebab itu, orang bijak dan cerdas akan bersegera memohon ampunan dari Allah SWT dan bertobat.
Pekanbaru, 27 Nopember 2010

Jumat, November 26, 2010

Tata Cara Ketika Berada Di Masjid

Agar diperoleh kesempurnaan ibadah ketika dimasjid, perlu diperhatikan antara lain :
Ketika akan memasuki masjid, membaca do’a. Dari Abu Humaid atau Abu Usaid , ia berkata, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam pernah bersabda : ‘Apabila seseorang diantara kamu masuk masjid hendaklah mengucapkan salam kepada Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam, lalu berdoa , Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu . Dan apabila keluar, hendaklah ia membaca do’a, Ya Allah, sungguh aku memohon karunia-Mu .( HR.Muslim)
Dianjurkan mengucapkan salam kepada orang-orang didalam masjid.
Mengerjakan shalat tahiyyatul masjid. “ Apabila seseorang diantara kalian masuk masjid, janganlah ia duduk sebelum shalat dua rakaat terlebih dahulu. ( HR Bukhari-Muslim).

Kamis, November 25, 2010

Tata Cara Menuju Ke Masjid

Tidaklah seseorang yang bersuci secara sempurna ( dirumahnya) , lalu pergi menuju masjid, melainkan dengan setiap langkah yang ditempuhnya, Allah akan mencatat untuknya satu kebaikan, meninggikan derajadnya satu tingkat, dan menghapuskan satu dosanya ( HR. Muslim)
Dari beberapa hadits, dapat disimpulkan bahwa sebaik-baik tempat melakukan shalat wajib bagi laki-laki muslim adalah masjid. Oleh sebab itu, patut pula mengetahui hal-hal yang berhubungan dengan masjid . Sehingga dapat melakukan persiapan yang baik sebelum menuju masjid serta bagaimana sikap setelah berada dimasjid.

Rabu, November 24, 2010

Masuk Surga Karena Berbuat Baik Kepada Semut

Dari Syahdad bin Aus ra, katanya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda : “ Sesungguhnya Allah telah mewajibkan supaya selalu bersikap baik terhadap segala sesuatu. Jika kamu membunuh (buruan) lakukanlah dengan cara yang baik, bila kamu menyembelih binatang ternak, lakukanlah dengan cara yang baik, tajamkan mata pisaumu, sehingga tidak terlalu menyakiti hewan sembelihanmu . ( HR. Muslim).
Alkisah, seorang ibu dari salah seorang sultan dari Khilafah Utsmaniyah membaktikan hidupnya untuk kegiatan amal saleh. Ia membangun masjid, rumah sakit besar dan sumur-sumur umum untuk daerah pemukiman yang tidak punya air di Istambul, Turki. Pada suatu hari, ia mengawasi pembangunan rumah sakit yang dibiayai sepenuhnya dari kekayannya. Ia melihat ada semut kecil jatuh pada adukan beton yang masih basah. Ia memungut semut itu dan menempatkannya pada tanah yang kering.

Memegang Teguh Sunnah Dalam Beribadah

Disamping ikhlas, yaitu lurusnya niat semata-mata hanya karena Allah SWT, melaksanakan ibadah juga harus sesuai dengan syari’at. Untuk itulah perlunya belajar ilmu agama sehinga mengetahui ketentuan-ketentuan ibadah menurut Al Qur’an dan Sunnah. Tidak hanya ikut-ikutan.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam telah mengingatkan :” Siapapun diantara kalian yang masih hidup, niscaya akan menyaksikan banyak perselisihan setelah masaku. Karena itu, berpegang teguhlah pada sunnahku dan sunnah Khulafa’ur Rasyidin yang mendapat petunjuk. Gigitlah sunah-sunanhku dengan gigi geraham. Dan hindarilah hal-hal baru dalam soal agama, karena semua yang baru adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah sesat.” ( HR. Ahmad).

Selasa, November 23, 2010

Allah Akan Memberi Kelapangan Dengan Memperbanyak Istigfar

Barangsiapa memperbanyak istighfar, maka Allah akan memberikan kelapangan dari setiap kesusahannya, memberikan jalan keluar dari setiap kesukarannya dan memberinya rizki tanpa dikira-kira. ( HR. Abu Daud dan Nasa’i)
Terkadang kehidupan ini terasa sempit. Kesusahan selalu datang dan rezeki terasa sempit. Mengalami hal ini tentulah tidak nyaman. Ingin segera keluar dari kesempitan dan kesusahan itu. Berbagai upaya dilakukan.
Menghadapi situasi seperti diatas, ada baiknya melakukan introspeksi diri. Boleh jadi, kesempitan dan kesusahan itu akibat kesalahan atau dosa. Salah satu cara Allah SWT mengampuni dosa ialah dengan memberikan cobaan. Allah SWT itu Maha Pengasih dan Maha Penyayang.
Salah satu bentuk usaha agar keluar dari kesempitan dan kesusahan itu, menurut Rasulullah saw adalah dengan memperbanyak istighfar. Banyak-banyak memohon ampunan dari Allah SWT. Amalkanlah tuntunan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam ini dengan penuh keimanan.

Senin, November 22, 2010

Luruskan Niat Dalam Beribadah

Bahwa sesungguhnya amal itu tergantung pada niatnya. Dan bagi seseorang adalah apa yang ia niatkan. Maka, barangsiapa yang niat hijrahnya adalah kepada Allah dan Rasulnya, maka hijrah itu kapada allah dan Rasul Nya. Dan barangsiapa yang hijrahnya karena dunia atau karena perempuan yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya itu adalah kepada apa yang ditujunya. ( HR. Bukhari)
Beberapa waktu lalu, kerinduan kepada Madinah dan Makkah muncul dalam pikiran ku. Besar sekali keinginan untuk dapat berkunjung kesana. Oleh sebab itu, saya selalu berdo’a agar Allah SWT berkenan mengabulkan keinginan tersebut. Namun, hingga hari ini, do’a itu belum dikabulkan oleh Allah SWT.

Allah Mengetahui Segala Perbuatan


Menu makan siang hari itu antara lain berupa ikan goreng. Diantara ikan goreng itu, ada satu yang ukurannya jauh lebih besar. Sebelum sempat bertanya, isteri saya menjelaskan, bahwa ikan itu kemaren tertinggal diwarung dan disimpan oleh si penjual. Jadi, hari ini ketika isteri saya berbelanja lagi, si penjual memberikannya. Alhamdulilllah…

Allah Dalam Sangkaan Hamba-Nya Kepada-Nya

Dari Abu Khurairah berkata, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda : “ Allah Azza wa Jalla berfirman : “ Aku dalam sangkaan hamba-Ku kepada-Ku, dan Aku kepadanya jika ia mengingat-Ku, maka jika ia mengingat-Ku pada dirinya, Aku akan mengingatnya pula pada diri-Ku, dan jika ia mengingat-Ku dalam satu kelompok,  maka Aku akan mengingatnya dalam satu kelompok yang lebih baik dari mereka, dan jika ia mendekat pada-Ku sejengkal, maka Aku-pun mendekat padanya sehasta, dan jika ia mendekat kepada-Ku sehasta maka Aku mendekat padanya sedepa, dan jika ia datang pada Ku dengan berjalan, maka Aku akan mendatanginya dengan cepat-cepat. ( HR. Bukhari)
Hadits ini menunjukkan perumpamaan tentang cara manusia mendekat kepada Allah yang bermacam-macamn dengan ganjaran yang akan diterima oleh mereka dengan berbeda-beda pula.

Minggu, November 21, 2010

Kisah Abu Bakar Ashshiddiq Yang Sangat Menjaga Kehalalan Minuman

Abu Bakar Ashshiddiq r.a pada suatu hari minum seteguk susu yang diperoleh seseorang hamba sahayanya dari hasil karyanya. Kemudian, setelah selesai minumnya, ia bertanya :” Darimana asalnya susu tadi? Hamba sahaya itu menjawab :” Saya memberikan peramalan pada sesuatu kelompok manusia, lalu sebagai upahnya saya mendapatkan susu itu”. Mendengar jawaban itu, segeraralah Abu Bakar memasukkan jari-jari tangannya kedalam mulutnya dan mengusahakan supaya susu tadi dapat dimuntahkan. Yang menceritakan kejadian ini menjelaskan, bahwa Abu Bakar Ashshiddiq r.a terus muntah-muntah sehingga saya mengira, bahwa jiwanya akan melayang karenanya. Sehabis muntah-muntah tadi, Beliau r.a lalu berdo’a :” Ya Allah.. hamba mohon kebebasan dari pada-Mu mengenai makanan yang telah dibawa oleh urat-urat tubuh serta yang sudah bercampur aduk didalam perut besar “. ( Ihya Ulumuddin Imam Alghazali, Bimbingan untuk mencapai tingkat mu’min)
Kisah Abu Bakar ra ini membuktikan kesungguhan para sahabat untuk melaksanakan ajaran Islam dengan baik dan benar. Salah satunya dengan menjaga kehalalan, makanan/minuman. Tidak menginginkan makanan/minuman haram masuk kedalam tubuhnya. Walaupun hanya seteguk susu.
Kesungguhan untuk dapat melaksanakan ajaran Islam secara baik dan benar, patut dimiliki semua orang. Sebelum memakan/meminum sesatu, perlu diketahui benar-benar kehalalanya. Baik halal bendanya maupun halal cara mendapatkannya. Abu Bakar Ashshiddiq r.a telah memberikan contoh. Susu itu halal, tetapi cara mendapatkannya tidak halal.
Apabila telah terlanjur pernah memakan/meminum yang tidak halal, baik bendanya ataupun cara mendapatkannya, bersegeralah mohon ampunan Allah SWT. Yakinkan diri, bahwa tidak sanggup menerima siksa api neraka. Ya Allah.. hamba mohon kebebasan dari pada-Mu mengenai makanan yang telah dibawa oleh urat-urat tubuh serta yang sudah bercampur aduk didalam perut besar. Aaamiiin…
Pekanbaru, 21 Nopember 2010

Melakukan Ibadah Dengan Niat Ikhlas

Ketika Imam Ali bin Abi Thalib bertempur dan berhasil menjatuhkan lawannya, saat kritis menjelang terbunuhnya sang musuh, dia tiba-tiba meludahi beliau, serta merta Ali bin Abi Thalib menghentikan perkelahiannya, sang lawan bertanya :” Ya Ali kenapa anda tidak jadi membunuhku, padahal aku sudah tidak berdaya lagi ? Imam Ali menjawab :” Aku khawatir jikalau melanjudkan perkelahian ini dan aku membunuhmu, karena aku telah diludahi oleh mu, bukan karena membela agama Allah.
Imam Ali sangat khawatir jihadnya sudah tidak murni lagi, melainkan sudah disaputi dendam dan hawa nafsu. ( Tanda-Tanda Ikhlas Seorang Hamba, Abdullah Gimnastiar)

Sabtu, November 20, 2010

Denah Ruangan Dalam Masjid Nabawi














  1. Tiang utusan.
  2. Tiang pengawal.
  3. Tiang tempat tidur.
  4. Tiang Abu Lababah (Tiang taubat).
  5. Tiang Aisyah.
  6. Tiang Mukhallaqah.
  7. Mihrab Nabawi.
  8. Mihrab Usmani.
  9. Mihrab Hanafi.
  10. Mihrab Tahajud.
  11. Mimbar.
  12. Tempat Muadzin.
  13. Panggung disekitar tempat tahajjud.
  14. Panggung petugas keamanan.
  15. Tempat Ahlu Suffah.
  16. Bab ( pintu ) Baqi'.
  17. Bab ( pintu) Jibril.
  18. Bab ( pintu ) Nisa.
  19. Bir ( sumur ) Ha.
  20. Bab ( pintu ) Salam.
  21. Rumah Abu Bakar RA.
  • Sumber : Tempat-tempat bersejarah di Madinah Munawarah, Imtiaz Ahmad.

Larangan Mendatangi Dukun

Kehilangan sesuatu, dapat saja terjadi pada seseorang. Kecurian / kemalingan dapat menimpa siapa saja .Sudah tentu, kehilangan itu tidak enak. Besar sekali keinginan untuk mendapatkan kembali barang yang telah hilang itu. Berbagai upaya dilakukan.

Jumat, November 19, 2010

Mukmin Yang Kuat Lebih Disukai Allah

Dari Abu Hurairah r.a, katanya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda : " Orang mukmin yang kuat (jasmani dan rohani) lebih disukai Allah daripada orang mukmin yang lemah. Namun begitu, keduanya sama-sama mempunyai kelebihan. Jagalah agar kamu selalu dalam situasi yang bermanfaat bagi dirimu, dan mohonlah selalu pertolongan kepada Allah dan jangan bosan/malas. Jika engkau mendapat cobaan, jangan berkata; seandainya (tadi) aku berbuat begini dan begitu (tentu tidak akan begini jadinya). Tetapi ucapkanlah Allah Maha Kuasa dan berbuat sekehendak-Nya. Karena kata seandainya memberi peluang bagi setan. ( HR Muslim)
Banyak hikmah yang patut diambil dari penyelenggaraan ibadah haji. Salah satunya ialah sa’i antara Safa dan Warwa. Hal ini berawal dari kisah isteri Nabi Ibrahim as yang bernama Siti Hajar. Ia dan anaknya Ismail ditinggal ditengah padang pasir. Tidak ada orang lain disitu waktu itu. Untuk memenuhi kebutuhan diri dan anaknya, Siti hajar berlari-lari antara Safa dan Marwa.

Mukmin Yang Kuat Dan Mukmin Yang Lemah Sama-Sama Mempunyai Kelebihan

Dari Abu Hurairah RA, katanya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda : Orang mukmin yang kuat (jasmani dan rohani) lebih disukai Allah daripada orang mukmin yang lemah. Namun begitu, keduanya sama-sama mempunyai kelebihan. Jagalah agar kamu selalu dalam situasi yang bermanfaat bagi dirimu, dan mohonlah selalu pertolongan kepada Allah dan jangan bosan/malas. Jika engkau mendapat cobaan, jangan berkata ; seandainya ( tadi )aku berbuat begini dan begitu (tentu tidak akan begini jadinya). Tetapi ucapkanlah Allah Maha Kuasa dan berbuat sekehendakNya. Karena kata seandainya memberi peluang bagi setan. (HR. Muslim)

Membaca hadits ini, mendorong kita berusaha untuk menjadi kuat jasmani dan rokhani agar mendapatkan cinta Allah SWT. Untuk memperkuat jasmani, dilakukan olah raga, makanan yang baik, asupan vitamin, dan lain-lain. Memperkuat rokhani, terutama dengan menambah ilmu pengetahuan. Pemahaman tentang akidah dan syariat, memang perlu terus dilakukan agar iman makin kuat. Kuatnya iman adalah indikator kekuatan rokhani.

Rabu, November 17, 2010

Mendapat Pertolongan Dari Allah Karena Suka Menolong

Abu Hurairah r.a berkata, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda :" Siapa yang menolong kesusahan seorang muslim dari kesusahan-kesusahan dunia, pasti Allah akan menolongnya dari kesusahan-kesusahan akhirat. Siapa yang meringankan beban orang yang susah, niscaya Allah akan ringankan bebannya didunia dan akhirat. Siapa yang menutup aib seorang muslim, niscaya Allah akan tutup aibnya didunia dan akhirat. Allah akan senantiasa menolong hambanya selama si hamba itu menolong orang lain. " ( HR. Bukhari)
 

Bagi setiap muslim, wajib mempercayai dan meyakini akan adanya kehidupan setelah kehidupan di dunia ini. Kehidupan itu ada di akhirat. Nanti, setelah meninggal dunia, setiap manusia menjalani kehidupan berikutnya di akhirat. Kematian itu pasti datang dan akhirat itu juga pasti kita jalani.

Selasa, November 16, 2010

Takbir Dimalam Menjelang Idul Fitri (Cerita Seorang Atuk)

Takbir itu berkumandang lagi. Memuji kebesaran Allah SWT. Dan memang, pujian hanya hak Allah. Karena kita tidak bisa apa-apa dan tidak punya apa-apa.

Takbir itu berkumandang lagi. Aku teringat ketika cucuku masih kecil. Setiap shalat Id selalu dibawa. Dan setiap takbir wajahnya sumringah, karena dia menunggu ujung takbir…Nama panggilannya ilham…

Takbir itu berkumandang lagi. Tanpa terasa waktu terus berlalu. Kini dia sudah di SMP. Kumandang takbir tentu sudah punya arti lain baginya. Bukan sekedar ujungnya mirip namanya. . Tetapi takbir adalah memuji kebesaran Allah SWT.

Kisah Qais Bin Ashim Dan Pelayannya (Contoh Sabar)

Pada suatu ketika Qais bin Ashim sedang duduk dirumahnya, kemudian datanglah pelayan, seorang hamba sahaya perempuan dan membaya sebuah bejana dari besi yang disitu ada daging panggangnya. Tiba-tiba bejana itu tanpa disengaja jatuh dan mengenai puterinya yang masih kecil dan seketika itu pula ia meninggal dunia. Pelayan itu ketakutan sangat, tetapi Qais berkata :” Jangan engkau takut, engkau kini saya nyatakan sebagai seorang merdeka dan saya merdekakan untuk mengharapkan keridhaan Allah Ta’ala”. (Ihya Ulumuddin Imam Alghazali-Bimbingan untuk mencapai tingkat mu’min)

Sebuah ujian diberikan Allah SWT kepada Qais bin Ashim. Ujiannya lumayan berat. Ternyata dia lulus. Dia berhasil menahan amarahnya. Dapat saja Qais memarahi, bahkan memberi hukuman kepada pelayannya itu. Apalagi si pelayan hanya seorang hamba sahaya. Namun, Qais memilih justeru membebaskannya untuk mencari ridha Allah.

Islam menuntut pemeluknya agar dapat menahan hawa nafsu ketika marah. Rasulullah Shallalahu Alaihi Wasallam menyatakan : " Orang yang kuat bukanlah orang yang kuat bergulat, Tetapi orang yang sungguh kuat adalah orang yang dapat menahan hawa nafsunya ketika marah". ( HR. Bukhari dan Muslim)
Tidak sengaja melakukan kesalahan, dapat terjadi dimana saja dan kapan saja. Dengan semakin dipahami dan dilaksanakannya nilai-nilai Islam secara baik dan benar, mudah-mudahan semakin banyak muncul Qais-Qais yang lain di negeri ini. Sehingga semakin terasa indahnya kehidupan . Insyaallah…
Pekanbaru, 16 Nopember 2010

Senin, November 15, 2010

Kisah Khalifah Ali Dan Pelayan (Contoh Sabar)

Saidina Ali pada suatu ketika memanggil bujangnya (pelayan?) , seorang hamba sahaya laki-laki. Sekali. Sampai tiga kali, ia tidak memperoleh jawaban. Beliau lalu berdiri dan melihat bujangnya itu sedang duduk enak-enakan, kemudian Ali bertanya, apakah engkau tidak mendengar panggilan ku? Ia menjawab, mendengar juga. Beliau bertanya pula, kalau begitu mengapa engkau tidak menyahut atau datang ketempatku? Ia menjawab, saya merasa aman dan tidak akan tuan marahi, maka dari itu saya bermalas-malasan saja. Tiba-tiba Ali berkata, engkau kini bebas, engkau ku merdekakan untuk mengharapkan keridhaan Allah Ta’ala. ( Kutipan dari Ihya Ulumuddin Imam Alghazali- Bimbingan untuk mencapai tingkat mu’min.)

Minggu, November 14, 2010

Semangat Melaksanakan Ibadah Qurban

Siapa yang mempunyai kemampuan berqurban tetapi tidak mau melakukannya, maka janganlah ia mendekati tempat shalat kami. ( HR. Ahmad).

Dalam daftar peserta qurban yang ditempel di dinding Masjid ini, sudah terdaftar untuk 12 ekor sapi. Cukup banyak. Padahal. Disekitar masjid bukanlah pemukiman padat penduduk. Ini berarti, semangat berqurban warganya cukup tinggi. Alhamdulillah.

Sabtu, November 13, 2010

Cara Memperlakukan Hewan

Dari Abu Khurairah, Rasulullah Shallallahu Alaihi wasallam bersabda :” Telah diampuni seorang pelacur sesudah melalui anjing yang berada ditepi sumur yang hampir mati kehausan. Perempuan ini membuka sepatunya lalu mengikatnya dengan kerudungnya untuk menimba mengambil air buat anjing itu. Maka diampunilah dosanya oleh Allah dengan perbuatan itu”. ( HR. Bukhari)
Dalam kehidupan didunia ini, disamping manusia, Allah SWT juga menciptakan hewan. Kehadiran hewan-hewan itu tidaklah sia-sia. Banyak manfaat diperoleh manusia dari hewan. Manfaat itu antara lain dapat menjadi makanan, peralatan, maupun tunggangan (kendaraan ).
Disamping mengambil manfaat dari kehadiran hewan-hewan tersebut, kita juga seyogianya memperlakukan hewan dengan baik. Dari hadits diatas, dapat diambil pengajaran bahwa dengan berbuat baik kepada hewan, memberi peluang untuk mendapatkan ampunan dari Allah SWT. Seorang pelacur mendapatkan ampunan Allah SWT disebabkan memberi minum seekor anjing yang kehausan.
Pekanbaru, 13 Nopember 2010.

Kamis, November 11, 2010

Banyak cara Bersedekah


Setiap anggota badan manusia wajib atasnya sedekah, setiap hari bila terbit matahari engkau damaikan antara dua orang yang berselisih, itu adalah sedekah dan menolong orang berkenaan dengan kendaraannya, engkau mengangkatnya atau mengangkat barang-barangnya keatas kendaraan , itu adalah sedekah, dan setiap langkah untuk shalat adalah sedekah. Dan menyingkirkan sesuatu rintangan dari jalan adalah sedekah. (HR. Bukhari-Muslim)
Bersedekah dengan harta, memang sangat dianjurkan. Itu termasuk menafkahkan harta di jalan Allah. Itu salah satu tanda ketaqwaan. Namun, sedekah mencakup banyak hal. Diantaranya, mendamaikan dua orang yang berselisih, menolong orang yang berkendaraan, setiap langkah untuk shalat serta menyingkirkan rintangan dijalan.
Patut di sadari, keempat hal itu berhubungan dengan keseharian kita. Artinya, dapat dilakukan setiap hari. Apabila sedekah-sedekah itu diamalkan dengan baik oleh siapapun, tentu akan terasa suasana keseharian yang nyaman untuk semua.
Perselisihan tidak akan berkepanjangan, karena selalu ada yang berusaha mendamaikan. Membawa kendaraan lebih nyaman, karena bila terjadi sesuatu berkenaan dengan kendaraan atau muatannya, selalu ada yang siap memberikan pertolongan. Mesjid-mesjid akan menjadi ramai, karena banyak yang melangkah menuju kesana. Jalanan menjadi lancar, karena setiap rintangan, apapun bentuknya, selalu ada yang akan menyingkirkan. Alangkah indahnya kehidupan ini
Pekanbaru, 9 Nopember 2010

Rabu, November 10, 2010

Musibah Menjadi Penghapus Dosa

“Tidaklah ada suatu musibah yang menimpa seorang muslim, hingga duri yang menusuknya, kecuali itu akan menjadi penghapus dosanya.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Pernahkah anda tertusuk duri ? Atau musibah yang lebih dari itu ? Bila pernah, disamping mengucapkan “inna lillahi wa inna ilaihi roji’un “, ada baiknya bersyukur. Sebab, setiap manusia membutuhkan ampunan dari Allah SWT. Sesungguhnya, kita memang punya dosa. Entah berapa banyak dosa kita miliki. Hanya Allah SWT yang mengetahui. Setiap dosa itu akan dipertanggung-jawabkan nanti di hadapan Allah SWT.

Senin, November 08, 2010

Mudahkanlah Dan Jangan Mempersulit

Mudahkanlah dan jangan mempersulit. Gembirakanlah dan jangan menggusarkan. ( HR Muslim)
Untuk kesempurnaan kehidupan didunia ini, memang banyak yang perlu dilakukan. Tidak hanya yang berhubungan dengan kepemilikan, tetapi juga dengan aktivitas. Terutama aktivitas beribadah seperti shalat, puasa, zakat, haji dan lain-lain.
Ketika mengurus mutasi pensiun beberapa waktu lalu, saya merasa mendapat kemudahan. Saya perkirakan akan selesai dalam 3 hari. Ternyata, setengah hari sudah selesai. Alhamdulillah. Lega dan menggembirakan.
Manusiawi, apabila setiap orang senantiasa ingin mendapatkan kemudahan dan tak ingin dipersulit. Setiap orang menginginkan hal-hal yang menggembirakan dan tidak ingin yang menggusarkan.
Dalam sebuah lingkungan masyarakat yang warganya saling memudahkan dan tidak mempersulit, tentu terasa nyamannya kehidupan ini. Begitu juga apabila warga masyarakat berusaha saling menggembirakan dan tidak menggusarkan, kehidupan menjadi indah untuk semua. Insyaalah…
Pekanbaru, 6 Nopember 2010

Minggu, November 07, 2010

Mendapat Pertolongan Dari Polisi Yang Baik


Pagi itu, tiba-tiba mobil ini mogok di jalan. Saya coba beberapa kali menghidupkannya, tetap saja mogok. Posisinya dapat mengganggu arus lalu lintas. Oleh sebab itu, saya dan isteri keluar mobil dan mendorongnya ke pinggir jalan. Seorang anggota Polisi Lalu Lintas datang menghampiri.

Sabtu, November 06, 2010

Mengharapkan Perlindungan Allah Ketika Bepergian

Bepergian merupakan suatu aktivitas manusia. Berbagai keperluan dan urusan dilakukan dengan perjalanan. Kemajuan alat transportasi, memberi kemudahan untuk melakukan suatu perjalanan. Jarak jauh, dapat ditempuh dalam waktu relatif singkat.

Jumat, November 05, 2010

Jangan Menyakiti Tetangga, Muliakanlah Tamu Dan Berkatalah Yang Baik

Dari Abu Hurairah berkata, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda : “ Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhirat, maka janganlah menyakiti tetangganya. Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhirat, maka muliakanlah tamunya. Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhirat, maka berkatalah yang baik atau diamlah. ( HR Bukhari)

Beriman kepada Allah dan hari akhirat, membuat kita yakin akan adanya kehidupan setelah kehidupan didunia ini. Akan ada pertanggung-jawaban kepada yang Maha Berkuasa, Allah SWT.


Kamis, November 04, 2010

Ketika Mimpi Baik Dan Mimpi Buruk

Dari Abi Said al Khudri ia mendengar Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda :" Jika seorang diantaramu bermimpi yang menyenangkan maka mimpi itu dari Allah (membaca alhamdulillah) dan bolehlah diceritakan mimpinya. Dan jika bermimpi yang bukan seperti itu, yaitu mempi yang jelek, maka mimpi itu dari setan dan berlindunglah kepada Allah (membaca ta'awwudz) dari kejahatannya dan janganlah menceritakannya kepada seseorang, maka mimpi itu tidak akan membahayakan padanya." ( HR. Bukhari)


Mimpi itu manusiawi. Dapat dikatakan, setiap orang pernah bermimpi didalam tidurnya. Bahkan, para Nabi menerima wahyu ada yang lewat mimpi. Ada juga mimpi yang menjadi tanda akil balig seorang anak laki-laki.


Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memberikan tuntunan dalam mensikapi mimpi. Mimpi bagus, pujilah Allah. Mimpi buruk, mohon perlindungan Allah dan jangan ceritakan kepada orang lain. Jadi, tidak perlu gelisah dan khawatir bila bermimpi buruk. Ajaran Islam memang selalu memberikan ketenangan.
Pekanbaru, 4 Nopember 2010